Jalan Medan Berlubang, Diungkap Dewan Berulang, Tanpa Perbaikan…

0
63
Pengamat Anggaran Sumatera [Sumut] Elvenda Ananda. Foto Istimewa

“Dinas-dinas tak peduli. Seharusnya walikota menindaklanjuti. Bila perlu mengevaluasi para pimpinan organisasi perangkat daerah [OPD] terkait. Supaya rakyat tidak merugi…”

Medan-Intipnews.com:Hal ini sudah berjalan bertahun. Dana Reses DPRD Medan Rp 13,5 miliar tiap tahun, hasilnya tidak siknifikan, perlu dipertanyakan. Nah, pengamat Anggaran Sumatera [Sumut] Elvenda Ananda mengungkapnya.

Anggota DPRD Medan yang berjumlah 50 orang, katanya kepada wartawan di Medan Minggu 9 Februari 2020,  jangan hanya pandai membuat jadwal reses  berkali-kali, tetapi tidak bisa mempertanggungjawabkan secara baik anggaran yang sudah dikucurkan.

Dewan Kota Medan ketika melaksanakan reses, sebaiknya punya instrumen menilai kinerjanya sendiri lewat sistem yang terukur. Sehingga pelaksanaan reses dari tahun ke tahun oleh DPRD Medan tidak hanya mendengar keluhan warga tentang jalan berlubang dan parit tumpat.

Semestinya permasalahan jalan-jalan berlubang dan parit-parit tumpat sudah tuntas, sebab dewan 20 tahun lalu sudah membicarakannya. “Sebaiknya dewan punya instrumen kinerja yang terukur, mulai pengusulan kunjungan reses, tempat, apa masukan dan usulan masyarakat, dan apa yang membuat permasalahan tidak terselesaikan.

“Jangan sampai uang APBD habis, sementara hasil tidak dapat dirasakan masyarakat. Padahal setiap rupiah uang yang dikeluarkan harus ada manfaatnya,” tegas Elvenda. Lanjut dia, partai-partai harus mengkalkulasikan persoalan apa yang belum terselesaikan di Kota Medan sebelum anggota dewan periode baru dilantik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini