Jembatan Ambruk di Solok dan Kerugian Banjir Rp 10,1 M

0
55
Suasana jembatan yang ambruk, masih dilalui warga, mengerikan. Foto Istimewa

Solok-Intipnews.com:Kondisi jembatan ambruk ini sangat mengaerikan, namun Sejumlah warga melintasi jembatan yang ambruk di Desa Sungai Pangkua, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Solok Selatan, Sumatera Barat, Selasa 26 November 2019.

Jembatan yang menghubungkan Desa Pakan Rabaa dengan Desa Sungai Pangkua ini ambruk diterjang luapan air sungai pangkua pada Minggu [26/11/2019], demikian sebagaimana dilansir Antara. Bebeberapa hari lalu, dikabarkan Solok Selatan dilanda banjir bandang yang menghantam pemukiman warga.

Informasi dihimpun Intipnews.com, akibat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Solok Selatan sejak pekan lalu ditaksir menyebabkan kerugian material sekitar Rp 10,1 miliar. Daerah yang paling parah adalah di Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh [KPGD].

“Hingga Senin 25 November 2019 pukul 22.00 WIB, kerugian mencapai Rp 10,1 miliar. KPGD paling parah,” kata Kepala Bagian Humas Pemkab Solok Selatan Firdaus Firman, Selasa 26 November kepada wartawan.

Di KPGD, kata Firdaus, terdapat 13 rumah rusak berat, 3 rumah rusak ringan dan 68 rumah terendam air. Selain itu fasilitas umum yang rusak di KPGD ialah 1 bangunan sekolah, 1 bangunan masjid dan 1 Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro [PLTMH].

1.952 Rumah Warga Terendam

Akibat banyak kerusakan ini, warga KPGD mengungsi ke tempat aman sebanyak 330 jiwa. Warga mengungsi ke lima titik. Yakni Sapan Salak, Air Batung, Sapan Batu, Pasir Panjang dan Balai Adat setempat. Dari 330 warga yang mengungsi tersebut, 20 di antaranya adalah anak bawah lima tahun [Balita].

Firdaus menyampaikan hingga hari ini, BPBD, TNI, Polri, relawan, masyarakat terus membersihkan longsoran yang menghambat akses jalan. Tim gabungan juga mendirikan tenda, dapur umum dan posko kesehatan buat melayani masyarakat.

Tim gabungan juga menyediakan kebutuhan warga dan Balita seperti perlengkapan untuk pengungsian, makanan, pakaian dan kebutuhan lainnya. “Posko utama bencana sendiri saat ini berlokasi di Kantor Camat Koto Parik Gadang Di Ateh,” ujar Firdaus.

Sebelumnya diberitakan bencana banjir dan tanah longsor di Solok Selatan akibat guyuran hujan deras dengan intensitas tinggi ini menyebabkan 1.952 rumah warga terendam, 18 unit rumah rusak berat, 5 rumah rusak sedang, 3 rumah rusak sedang. Selain itu, 2 unit kantor, 7 unit sekolah, 5 unit masjid, 5 unit jembatan, 2 irigasi, 29 hektare sawah dan 60 meter jalan rusak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini