Gunungsitoli-Intipnews.com:Jenazah anggota TNI Kompi B Yonif 122/TS Serda Berkat Iman Gea dioutopsi oleh  tim dokter forensik dari Rumah Sakit Adam Malik Medan [foto].

Outopsi dilakukan secara tertutup di bawah penjagaan Komandan CPM Sub Denpom 1/2-Nias Kapten CPM Wigus bersama personel di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Gunungsitoli, Sumatera Utara, Jumat 15 November 2019.

Kerabat dekat almarhum Martin Surianto Buaya yang ditemui di RS Gunungsitoli mengungkapkan pelaksanaan outopsi untuk menjawab penasaran pihak keluarga penyebab meninggalnya almarhum.

Menurut dia, penjelasan pihak Yonif 122/TS bahwa almarhum meninggal akibat kecelakaan saat latihan bela diri tarung drajat kurang memuaskan pihak keluarga.

Selain itu, pihak Yonif 122/TS tidak terbuka soal kematian almarhum, dan mereka penasaran dengan jahitan bekas luka di leher serta bengkak di kepala bagian belakang almarhum. Sehingga dilakukan tindakan outopsi terhadap jenazah almarhum untuk mengetahui penyebab pastinya almarhum meninggal.

“Jika hasil outopsi keluar minggu depan, kita baru bisa menentukan langkah yang akan kita tempuh, dan pemakaman jenazah almarhum akan kita rundingkan usai outopsi,” jelasnya.

Dari Martin diketahui tim dokter forensik yang melakukan outopsi dr Asan Petrus M Ked [For] SpF, dr Nasib Situmorang M Ked [For] SpF, dr Syakris Hadisurya bersama 5 anggota tim lainnya.

  • Laporan Irwanto Hulu

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini