Kajari Pematang Siantar Herrus Batubara [kiri]. Foto Istimewa

Mantan Sekretaris Diskominfo ikut ditahan. Keduanya tersangka atas kasus Smart City yang merugikan negara senilai Rp 450,471,529…

Siantar-Intipnews.com:Kepala Dinas [Kadis] Komunikasi dan Informasi [Kominfo] Posma Sitorus ditahan Kejaksaan Negeri [Kejari] Pematang Siantar. Penahanan itu terkait kasus Smart City tahun 2017 silam.

Kepala Kejari Pematang Siantar Herrus Batubara, kepada wartawan menjelaskan, Acai Sijabat, mantan Sekretaris Diskominfo juga dilakukan penahanan. Keduanya kini mendekam di Polsek Siantar Marihat, Rabu 22 Juli 2020.

“Kalau ke Lapas, kita belum bisa. Di Polres Siantar, tahanannya sudah penuh, terpak sa kita tahan di Polsek Siantar Marihat per hari ini [Rabu 22/7],” jelasnya.

Informasi dihimpun Intipnews.com Jumat 24 Juli 2020 Posma dan Acai sudah sejak tahun 2019 ditetapkan sebagai tersangka. Atas pertimbangan, keduanya tidak ditahan dan menunggu berkas lainnya diselaikan.

“Ada kendala, masih banyak yang harus dilengkapi. Kita juga cukup sulit meminta keterangan saksi-saksi,” tukas Herrus Batubara.

Posma dan Acai, kata Herrus datang sendiri ke Kejari Pematangsiantar. Sementara status kepegawaian, Herrus mengatakan telah mengirim surat pemberitahuan kepada Pemko Pematangsiantar, tempat kedua tersangka mengabdi.

“Kita gak koordinasi, cuma kita beritahu aja, bahwasanya ada Aparatur Sipil Negara mereka kita tahan,” terangnya.

Sebelumnya, Kejari menetapkan keduanya sebagai tersangka atas kasus Smart City yang merugikan negara senilai Rp 450,471,529. Angka tersebut diketahui setelah Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi [BPKP] Sumatera Utara melakukan audit. *Idt

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini