Wakil ketua DPRD Kota Medan, H Ihwan Ritonga, SE,MM

“Masih saja ada pungutan liar dilakukan oknum ASN, memanfaatkan jabatan untuk keuntungan pribadi. Bagaimana pendidikan kita mau maju  kalau di lingkungan pendidikan masih bermental korup,…”

Medan-Intipnews.com:Ihwan Ritonga menyarankan, sebaiknya orangtua murid yang kena dugaan pungutan liar [dipungli] oleh oknum Kepala Perpustakaan [Kaperpus] SMPN 4 Medan inisial BL segera membawanya ke ranah hukum, melapor ke polisi [mempolisikan].

“Sementara DPRD Kota Medan secepatnya membawa ke rapat dengar pendapat [RDP] untuk mempertanyakan hal ini,” ujar Wakil ketua DPRD Kota Medan, H Ihwan Ritonga, SE,MM. Hal ini diungkapkannya setelah mendapat laporan dan informasi terkait pungli di SMAN 4 Medan.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, dirinya mendapat informasi dan laporan oknum Kepala Perpustakaan SMPN 4 Medan inisial BL dan rekannya MP diduga melakukan pungutan liar dengan mengutip uang kepada beberapa murid saat melakukan pengembalian buku di perpustakaan.

“Masih saja ada pungutan liar dilakukan oknum aparatur sipil negara [ASN], memanfaatkan jabatan untuk keuntungan pribadi maupun kelompok. Bagaimana dunia pendidikan kita mau maju kalau di lingkungan pendidikan masih bermental korup,” ungkap Ihwan Ritonga kepada wartawan Rabu 29 Juli 2020.

Dia menyebutkan, komisi 2 DPRD Medan segera memanggil Kepala Perpustakaan di SMPN 4 Medan, Plh Kepsek SMPN 4 Medan, Kadis Pendidikan Kota Medan dan orangtua murid yang keberatan atas dugaan pungli buku paket di sekolah negeri itu.

Informasi dihimpun Intipnews.com, sebagaimana di-publish media massa, dugaan pungli ini dilaporkan oleh mantan Kepala Sekolah di SMPN 4 tersebut ke Poldasu. Karena kejadiannya di wilayah hukum Polrestabes Medan, laporan diteruskan/ dikirim  ke Polrestabes Medan untuk ditindaklanjuti. *Itp-03

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini