Kasus BLBI Rp 4,58 T Di-SP3 KPK, Febri: Hasil Revisi UU

0
9
Mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah & [inze] Syamsul Nursalim yang dibebaskan. Foto Istimewa

JakartaIntipnews.com:Kasus BLBI yang merugikan negara Rp 4,58 Triliun dihentikan [SP3] oleh Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK]. Sebelumnya penyidikan kasus korupsi SLK BLBI dilakukan tersangka Sjamsul Nursalim [SN] selaku pemegang saham pengendali Bank Dagang Nasional Indonesia [BDNI] dan istrinya, ISN.

Keduanya merupakan tersangka kasus suap surat keterangan lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia [SKL BLBI] yang dilakukan bersama-sama Ketua BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung. Keputusan menghentikan kasus tersebut, ditanggapi mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Informasi dihimpun Intipnews.com, Jumat 2 April 2021, keputusan KPK menghentikan penyidikan kasus BLBI, merupakan hasil dari revisi UU KPK, demikian disampaikan Febridiansyah melalui cuitan di akun Twitter @febridiansyah, miliknya Kamis, 1 April 2021, sebagaimana dilansir PR Tasikmalaya.com. “Salah satu bukti manfaat revisi UU KPK,” tulis Febri.

Padahal sebelumnya pimpinan KPK jilid 4 dengan ketuanya Agus Rahardjo meyakini SN dan istrinya TSN terlibat dalam perkara ini. Terlebih, saat itu Syafruddin Arsyad Temenggung telah divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta atas perkara korupsi penerbitan SKL BLBI.