Kejurda Lemkari Sumut 2020 Diikuti 270 Karateka

140

Binjai-Intipnews.com:Kejuaraan Daerah Lembaga Karate-do Indonesia [Lemkari] Sumatera Utara 2020 resmi dibuka, di Gedung Olahraga [GOR] Jalan Jambi, Kota Binjai, Sabtu 1 Februari 2020. Sejumlah 270 karateka muda dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara dan Aceh, tampil bersaing pada seluruh kelas pertandingan [foto].

Pembukaan kejuraan diawali dengan upacara, yang menghadirkan Ketua Pengda Lemkari Sumatera Utara, Johnson Sinulingga, diwakili Pengcab Lemkari Deliserdang, Muhammad Syahlan, selaku pembina.

Syahlan berharap Kejurda Lemkari Sumatera Utara 2020 mampu melahirkan para karateka berprestasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. “Pesan saya, mari kita jadikan kejuaraan ini sebagai ajang mengasah teknik dan kemampuan, demi pengembangan karier olahraga kita,” serunya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga [Kadis Pora] Kota Binjai, Nani Sundari, meminta seluruh karateka yang tampil di Kejurda Lemkari Sumatera Utara 2020, agar mengikuti setiap pertandingan dengan menampilkan kemampuan terbaik.

“Namun saya tetap meminta setiap peserta, berikut tim ofisial dan masing-masing pedukung, agar menjaga sportifitas, serta rasa persatuan sebagai keluarga besar Lemkari,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Bachtiar, didampingi Sekretaris, Nike WM Safril, mengatakan, Kejurda Lemkari Sumatera Utara 2020 digelar selama dua hari, terhitung sejak 1 hingga 2 Februari 2020.

Selain sebagai ajang mengasah kemampuan para karateka, even ini digelar dengan tujuan menjauhkan generasi muda dari pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika, dan aksi kenakalan remaja.

“Kejuaraan ini pun sengaja kita gelar sebagai ajang pemanasan menjelang Kejurda Forki Sumatera Utara 2020, yang rencananya akan digelar Maret mendatang,” ungkap Bachtiar.

Turut hadir, Dewan Guru Lemkari Sumatera Utara, Sihan Mariono, Wakil Ketua Majelis Sabuk Hitam Sumatera Utara, Sensei Abdul Malikin, serta pengurus Pengcab Lemkari Binjai, Langkat, Deliserdang, dan Medan

  • Laporan RR Izka Rawi