Anggota DPRD Medan Afif Abdillah [kanan] saat berdialog dengan komunitas driver ojek online Medan

Medan-Intipnews.com:Kepada anggota DPRD Medan, para driver ojek online [ojol] meminta, tolonglah nasib kami para driver ojol. Tolong belalah anakmu ini. “Secara tidak langsung nasib kami bagaikan mau dibunuh pelan-pelan. Tolonglah kami,” ujar salah seorang driver ojol.

Hal itu diungkapkan salah seorang driver ojol dalam pertemuan dengan anggota DPRD Medan Afif Abdillah dan komunitas ojol. Afif hadir memenuhi undangan pertemuan komunitas driver ojol di salah satu kafe di Medan, [Rabu 2/9].

Menurut mereka [para driver ojol], pihak aplikator sama sekali tidak memikirkan kesejahteraan para driver. Pihak aplikator masih hanya mementingkan keuntungan pribadi mereka saja.

Driver lainnya Arifin, menyarankan bila memungkinkan apakah pemerintah daerah bisa mengambil alih sebagai penyedia driver. “Maksudnya pemda mengkoordinir driver yang ada di Kota Medan ini,” cetusnya.

Selanjutnya pada pertemuan driver dengan Ketua Fraksi Nasdem DPRD Medan Afif Abdillah, bergulir rencana diterbitkannya payung hukum berupa peraturan daerah [Perda] untuk melindungi keberadaan dan kehidupan driver ojol.

Kendati untuk sampai membentuk Perda driver ojol, menurut Afif Abdillah, bukanlah hal yang mudah. Proses dan penggodokannya juga menelan waktu lama.

“Pekerja di Kota Medan ini hebat-hebat, tapi tolong dilindungi. Diberikan kesempatan yang baik berikan perlindungan yang baik. Jadi selama ada hubungan kerja maka ada tanggungjawab dari si pemberi pekerjaan dan yang menerima. Ini nantinya dibuatkan Perdanya,” papar Afif Abdillah yang juga anggota Komisi 2 DPRD Medan ini lagi.

Di tempat yang sama, kembali salah seorang driver ojol mengungkapkan, selama berdirinya aplikator tahun 2015 dan di Kota Medan tahun 2016 akhir, perjalanan aplikator hanya menjual aplikasi kepada driver ojol. Tanpa memikirkan kesejahteraan bagi para driver ojol. *Itp-03

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini