Kepala Dinas PMPTSP Sumut Ditahan di Rutan Tanjungpura

28
Kepala Dinas PMPTSP Sumut
Kejari Langkat memproses tersangka. (Foto: Ist)

LangkatIntipnews: Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sumatera Utara (Sumut) berinisial MAEP, ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjungpura, Kabupaten Langkat.

Kepala Dinas PMPTSP tersebut ditangkap tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat di Bandar Udara (Bandara) Kualanamu pada Sabtu (21/8/2021) malam, saat M Arpan tiba dari Jakarta.

“Tim penyidik Kejari Langkat telah melakukan penangkapan kepada MAEP,” kata Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Langkat, Boy Amali, Sabtu (21/8/2021). Boy mengatakan, MAEP ditangkap setelah tersangka selalu mangkir setiap penyidik melakukan pemanggilan pemeriksaan.

“Telah dilaksanakan tiga kali pemanggilan dan tersangka tidak datang tanpa alasan yang jelas, sehingga penyidik memutuskan untuk melakukan penangkapan dan langsung ditahan di Rutan Tanjungpura,” ujarnya.

Boy menjelaskan, kasus yang menjerat MAEP yakni dugaan korupsi sebagai Pengguna Anggaran (PA), saat menjabat Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut pada 2020.

Ada empat tersangka dalam dugaan korupsi anggaran senilai Rp4,4 miliar yang mengalami perubahan menjadi Rp2,4 miliar tersebut, yakni Kadis PMPTSP Sumut MAEP, mantan Kepala Unit Pelaksa Teknis Jalan dan Jembatan Binjai-Langkat inisial D, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan inisial A, dan TS.

Tersangka D dan A telah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Binjai, sementara T belum dilakukan penahanan karena sakit.

Keempat tersangka diduga memanipulasi anggaran dengan kegiatan fiktif pembangunan jalan dan jembatan yang merugikan negara Rp1,9 miliar.

Dari tujuh titik pengerjaan jalan di Kabupaten Langkat, hanya dikerjakan 20 persen saja, sedangkan sisa anggaran dikorupsi dengan berbagai modus. Tersangka ditahan selama 20 hari ke depan, terhitung 21 Agustus. * in/itp.04)