Kepling Diduga Pungli, Walikota Bobby: Kembalikan Uang Warga, Pecat…

0
4
Walikota Medan Bobby Nasution saat menerima pengaduan warga melalui handphone terkait dugaaan Pungli Kepling

MedanIntipnews.com:Setelah mendengar seluruh keluhan warga korban pungutan liar [Pungli] diduga dilakukan Kepling 17 Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas, Walikota Medan Bobby Nasution menegaskan, “Satu minggu ya waktunya. Paling lama Senin depan urusan warga sudah beres semua. Uang warga dikembalikan baru Keplingnya pecat, berhentikan saja.”

Dengan tegas Bobby meminta agar Camat Medan Amplas Edi dan Lurah Harjosari 2 Siska Ayu agar meneruskan menyelesaikan surat-surat warga yang diurus Kepling, sudah terima uang, namun surat-surat tidak selesai. “Berkas yang diurus warga itu diselesaikan segera. Suruh Keplingnya kembalikan uang yang sudah diambil dari warga,” kata Bobby.

Kepling 17 Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas dipecat ditengarai kerap melakukan Pungli kepada masyarakat. Merasa dirugikan, masyarakat mengadu langsung kepada Walikota Medan Bobby Nasution lewat media sosial.

Mendapat aduan dari masyarakat itu, Bobby Nasution mendatangi Kantor Lurah Harjosari 2 di Jalan Dwikora Bajak 2 Selasa 18 Mei 2021 siang. Di situ warga mengungkap langsung ke Bobby. Satu per satu warga menjelaskan pungli yang terindikasi dilakukan oknum Kepling inisial ES.

Warga mengaku ada yang sampai setor uang pengurusan hingga Rp2,6 juta namun hingga satu tahun tak selesai. “Saya komandan komplek, warga komplek mengeluh ke saya diminta uang Rp2,6 juta mengurus surat mandah, tak siap-siap, uang sudah diambil tak kembali,” kata warga setempat Zakaria Lubis.

Warga bernama Hendra juga mengadu ke Bobby, dia dikutip Rp1 juta untuk urus BLT. “Saya juga urus pemecahan data KK disuruh bayar dan tak siap-siap juga. Saya urus sama Kepling yang sama di lingkungan 17 ini,” kata Hendra.

Bobby Nasution juga menerima video call dari warga yang kebetulan sedang bekerja di luar kota. Warga bernama Eka Aditya itu mengaku membayar Rp900 ribu untuk mengurus akte kelahiran anaknya. “Sampai sekarang belum siap juga, sudah lama saya urus,” kata Eka.

Bobby menjelaskan pengurusan kependudukan tidak dikutip biaya. Kepada seluruh Kepling di bawah Pemko Medan agar tidak melakukan pungli kepada masyarakat. “Penyakit pungli ini mau kita bersihkan. Jangan bikin susah masyarakat,” jelas Bobby.

  • Itp-04