Kesal Pada Suami, Istri Aniaya Bayinya Umur 4 Bulan

83
ilustrasi Istimewa

Tapsel-Intipnews.com:Rosita Sipahutar bayi umur 4 Bulan, korban penganiayaan ibu kandungnya berinisial PS [27] kini di rawat di Rumah Sakit Umum Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan [Tapsel] untuk mendapat perawatan intensif.

Bayi malang ini mengalami penyok di bagian kepala dan sempat mendapat perawatan 24 jam di Puskesmas Sayur Matinggi hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sipirok atas perintah Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib, saat mendapat kabar dari jajarannya Polsek Batang Angkola.

“Saya sudah perintahkan Kapolsek Batang Angkola dan Bhayangkari untuk menyelematkan bayi Rosita. Langkah awal Rosita kita evakuasi ke RSU Sipirok untuk mendapat perawatan yang lebih memadai, kata AKBP Irwa Zaini Adib kepada wartawan, Jumat [12/3/2020].

Informasi dihimpun Intipnews.com hingga Senin 16 Maret 2020, Pelaku PS [ibu kandung korban], menurut AKBP Irwa akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan dulu. “Kasusnya termasuk KDRT. Untuk sementara PS kita periksakan dulu kejiwaannya karena diduga mengalami gangguan kejiwaan,” ujarnya.

Diceritakan, kasus ini berawal 12 Maret kemarin, saat Bhabinkamtibmas Polsek Batang Angkola Aipda D Tampubolon mendapat laporan dari masyarakat adanya kekerasan yang dialami korban dari ibu kandungnya.

Lebih jauh diceritakan AKBP Irwa, dari laporan Aipda D Tampubolon, menurutnya Ibu Korban PS kesal terhadap perilaku suaminya MS [63] karena sering menganiaya anak mereka yang lain.

MS merupakan suami kedua PS mereka dikarunia tiga orang anak, dua anak laki-laki dan satu lagi anak perempuan yang masih bayi berumur 4 bulan [Rosita Sipahutar] yang jadi korban kekerasan PS. Dari suami pertamanya PS membawa seorang anak perempuan yang saat ini duduk di kelas dua SD.

“Anak Perempuan dari suami pertamanya inilah yang sering dianiaya MS [suami kedua], sehingga membuat PS marah dan kesal,” ungkap Kapolres AKBP Irwa.

Karena keluarga ini tidak memiliki jaminan kesehatan BPJS, saat ini Polres Tapsel melalui Bhabinkamtibmas Aipda D Tampubolon sedang mengurusnya. Sementara semua biaya perawatan di tanggung Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Tapsel Ny Dewi Irwa.

* Laporan Tantawi Panggabean