Suasana Pasar di di Pulau Jawa
Suasana Pasar di di Pulau Jawa Foto Istimewa

Catatan Roni Neliati

Pasar berperan penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen. Berfungsi sebagai pembentuk harga pasar, kesepakatan penjual dan pembeli.

Intipnews.com:DARI globalisasi, kehidupan yang terus berkembang, berbagai sarana berusaha modern maju dan terkini. Tidak sekadar wacana, tetapi mulai dilaksakan menjadikan pasar tradisional yang modern. Menciptakan pasar tradisisonal beraroma pasar modern.

Walaupun tidak berani mengubah total [mengganti] pasar tradisional langsung menjadi pasar modern. Diduga akan terjadi benturan budaya antara kosep esensi pasar tradisional yang dihapus saat masuk ke esensi pasar modern.

Informasi dari berbagai sumber yang dihimpun Intipnews.com, Sabtu 23 November 2019, diketahui menyatukan konsep pasar tradisional dengan rujukan kosep pasar modern lebih memungkinkan asal penuh dengan kehati-hatian.

Sebab menyatukan dua kelompok strata ekonomi, yaitu pedagang pasar tradisional kaum menengah ke bawah, dengan  pedagang pasar modern kaum menengah ke atas, itu tidak mudah. Untuk itu perlu memahami dengan benar konsep-konsep pasar tradisional dan konsep pasar modern, sebagaimana berikut ini.

Pasar secara konkret tempat bertemunya pembeli dan penjual. Dalam ilmu ekonomi, pengertian pasar lebih dititikberatkan pada kegiatan jual beli. Maka pasar adalah tempat terjadinya transaksi antara penjual dengan pembeli [supply and demand] antara penjual dan pembeli sehingga terjadi kesepakatan harga.

Penjual mau melepaskan barang dagangannya dan pembeli mau membayar pada harga yang disepakati. Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli ditandai dengan adanya transaksi penjual dan pembeli secara tradisional, langsung dengan tawar menawar.

Pasar Tradisional Terikat Budaya

Di dalamnya ada kios-kios [gerai], los dan lapak [tempat] terbuka diisi para pedagang kebutuhan pokok sehari-hari. Pasar tradisional dibangun dan dikelola oleh pemerintah daerah, BUMN, BUMD, atau pihak swasta.

Produk utama yang dijual di pasar ini adalah kebutuhan rumah tangga, misalnya bahan-bahan mentah untuk makanan. Pemerintah menjadi pengawas keamanan dan ketertiban, namun tidak turut campur tangan langsung dalam operasional pasar.

Harga barang-barang yang dijual di pasar tradisional relatif murah dan sangat terjangkau. Area pasar tradisional umumnya berada di tempat yang terbuka. Kelebihan di pasar tradisional, tidak terjadi monopoli pasar oleh produsen tertentu.

Pendapatan para pedagang antau penjual cenderung merata, tergantung cara bernegosiasi dengan para pembeli. Kegiatan ekonomi pasar di pasar ini berlandaskan pada kejujuran dan keadilan soal kualitas dan kuantitas barang-barang yang dibeli melalui timbangan yang akurat.

Pemerintah tidak bisa melakukan intervensi terhadap operasional di pasar ini. Penjual dapat masuk dan keluar pasar dengan mudah. Namun kekurangan dari pasar tradisional ini, pertumbuhan ekonomi di pasar ini termasuk cukup lamban. Tidak ada inovasi di dalam pasar sehingga kualitas produk dan layanan cenderung tidak berkembang.

Pasar tradisional Malang. Foto Istimewa

Jenis pasar tradisional sangat terikat dengan budaya setempat sehingga sulit untuk berubah. Produk yang dijual terbatas karena bergantung pada hasil kekayaan alam, misalnya sayuran, ternak, ikan dan bahan baku makanan lainnya.

Pasar Sarana Promosi

Nilai atau harga suatu barang pada pasar tradisional tidak ada standar bakunya, karena berlaku tawar menawar. Contoh pasar tradisional di bagai daerah di Indonesia, Pasar Beringharjo [Yogyakarta], Pasar Senen [Jakarta], Pasar Minggu [Jakarta], Pasar Central [Medan] dan lainnya.

Salah satu ciri khas pasar tradisional beberapa diantaranya menggunakan tenda-tenda tempat penjual memasarkan dagangannya, serta pembeli yang berjalan hilir mudik untuk memilih dan menawar barang yang akan dibelinya.

Syarat-syarat terbentuknya pasar: Ada penjual, adanya pembeli, adanya barang atau jasa yang diperjualbelikan, terjadinya kesepakatan antara penjual dan pembeli. Dalam kegiatan distribusi, pasar berfungsi mendekatkan jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi.

Dalam fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen. Pasar berfungsi sebagai pembentuk harga pasar, yaitu kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.

Pasar juga berfunsi sebagai sarana promosi paling tepat untuk ajang promosi. Pelaksanaan promosi dapat dilakukan dengan cara memasang spanduk, membagikan brosur, membagikan sampel.

Pasar Modern

Pasar modern pelayanan dilakukan secara mandiri dan dilayani oleh pramuniaga misalnya di Carrefour. Pasar modern penjual dan pembeli tidak bertransakasi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang tercantum dalam barang [barcode].

Berada dalam bangunan dan pelayanannya dilakukan secara mandiri [swalayan] atau dilayani oleh pramuniaga. Barang-barang yang dijual, selain bahan makanan makanan seperti; buah, sayuran, daging; sebagian besar barang lainnya yang dijual adalah barang yang dapat bertahan lama.

Contoh pasar modern adalah pasar swalayan dan hypermarket, supermarket,  serta minimarket. Ciri-ciri lainnya, barang yang dijual beranekaragam, ruangan ber-AC dan nyaman  tidak terkena terik panas matahari.

Tempat bersih, penataan tempat sangat diperhatikan untuk mempermudah dalam pencarian barang. Pembayaran dilakukan dengan membawa barang ke Cashier dan tidak ada tawar menawar lagi. Demikian untuk dijadikan sebagai pertimbangan.

Pasar modern sering berada di daerah perkotaan. Pada pasar modern tidak terjadi transaksi secara langsung antara penjual dan pembeli [konsumen], tetapi konsumen memilih barang yang ingin dibeli dan harga di barang yang sudah tertera di labelnya. Apabila sudah oke barulah dilakukan pembayaran.

Ciri-ciri pasar modern, pelayanannya baik dan memuaskan. Tata ruang yang rapi dan sangat berstruktur menjadikan konsumen sangat mudah menemukan barang yang akan dicari. Mempunyai karyawan yang tugasnya membantu konsumen dalam aktivitasnya di pasar modern.

Pasar Modern Berdampak Positif Ekonomi

Pemerintah tidak ikut campur secara langsung dalam aktivitas ekonomi. Pembayaran dilakukan di kasir. Kelebihan pasar modern, barang yang ditawarkan memiliki kualitas dan baik. Barang yang dijual pada pasar modern, memiliki standar tertentu dan harus dipenuhi, sehingga kualitas barang terjamin.

Apabila barang yang tidak laku atau kualitasnya menurun seperti sayuran, maka penjual akan berupaya membuat usaha yang menarik minat pengunjung terhadap barang tersebut, misalnya dengan mengadakan potongan [diskon] yang sangat besar.

Produk domestik bruto adalah nilai total dari jumlah produksi barang dan jasa dalam suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu. Meningkatnya produk domestik bruto juga menjadi indikasi terjadi peningkatan pendapatan negara. Untuk itu, pasar modern akan berdampak positif kepada ekonomi negara.

Pasar modern memerlukan karyawan dalam menjalankan fungsinya, sehingga menciptakan lapangan kerja. Pasar modern membutuhkan orang yang mempunyai kemampuan dalam pemasaran, pelayanan konsumen, penjaga keamanan, petugas kebersihan dan lain-lain.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini