Koptan Laporkan Penjualan Aset ke Polres Binjai

11
Anggota Koptan Laporkan
Anggota Koptan laporkan penjualan aset ke Polres Binjai

BinjaiIntipnews.com:Koptan laporkan penjualan aset ke Polres Binjai, Sumatera Utara. Anggota kelompok tani [Koptan] Harapan Tani Binjai, Roy Junaidi Berlin Peranginangin warga Jalan Gunung Singgalang, Lingkungan Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, melaporkan penjualan asset Koptan ke Polres Binjai.

Koptan laporkan penjualan aset ke Polres Binjai, Sumatera Utara, hal itu berdasarkan rujukan laporan Roy Junaidi Berlin Peranginangin ke SPK Polres Binjai, nomor : LP/356/Vl/2021/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumatera Utara, 3 Juni 2021, tentang perkara tindak pidana pencurian.

Roy Junaidi Berlin Peranginangin, Rabu 30 Juni 2021, mengaku meminjam mesin Kubota 8,5 PK dari ketua Koptan Harapan Tani Dermawan PA, dengan surat perjanjian 20 Agustus 2019. “Ternyata mesin Kubota diambil oleh J, menurut informasi mesin itu sudah dijual, ” ujar Roy.

Bertemu Menteri Ceko

Ketua Koptan Harapan Tani Dermawan PA ketika dikonfirmasi, Rabu membenarkan Roy Junaidi Berlin Peranginangin ada meminjam mesin Kubota 8,5 PK, yang merupakan pemberitan Kementerian Pertanian RI tahun 2017.

Ketua Koptan Harapan Tani Dermawan PA setelah memperoleh laporan dari Roy langsung menghubungi SJ melalui telepon selularnya, dan SJ mengatakan mesin itu sudah dijual. “Rekaman percakapan saya dengan SJ sudah saya perdengarkan kepada penyidik di Polres Binjai. Hal itu pada saat saya dimintai keterangan di Polres Binjai,” ungkapnya.

Proses penjualan aset Koptan Harapan Tani sudah dilaporkan ke Polres Binjai. Roy Junaidi Berlin Peranginangin memperlihatkan surat dari Satreskrim perihal, “Pemberitahuan Perkembangan hasil penelitian laporan” dengan nomor : B/109/VI/RES I.8/2021/Reskrim, tertanggal 5 Juni 2021.

“Su dah 3 minggu, menurut penyidik memanggil terduga pelaku, belum dilakukan. Padahal yang menjanjikan mereka,” ucap Roy Junaidi. Dia berharap Satreskrim Polres Binjai, segera menindaklanjuti laporannya tersebut. “Merupakan hal yang wajar saya bertanya dan meminta agar terduga pelaku bisa segera dipanggil untuk dimintai keterangannya,” ucap Roy yang merasakan proses dari laporannya terlalu lama ditindaklanjuti.

Laporan Riza Nilwansyah.