Tersangka War menggunakan baju tahanan dan diborgol

Labuhanbatu-Intipnews.com:Setelah menjalani pemeriksaan kedua kalinya sebagai saksi, Kejaksaaan Negeri [Kejari] Labuhanbatu akhirya meningkatkan status Kepala Desa [Kades] Halimbe, Kecamatan Aek Natas, War [42] sebagai tersangka kasus korupsi dana desa dan langsung dilakukan penahanan, Selasa 8 September 2020.

Selain War, Kejari Labuhanbatu Sumatera Utara juga menetapkan Sar [48], Kades Bulungihit, Kecamatan Marbau, Labuhanbatu Utara [Labura], sebagai tersangka. Namun Sarpin belum ditahan karena tidak hadir saat dipanggil penyidik Kejari Labuhanbatu.

Dihimpun Intipnews.com, War datang bersama istrinya mengendarai sepeda motor ke Kantor Kejari Labuhanbatu. Begitu tiba, War langsung diperiksa di lantai dua ruang penyidik pidana khusus Kejari Labuhanbatu.

Setelah 3 jam diperiksa, pukul 17.00 WIB akhirnya War ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di rutan Mapolres Labuhanbatu. Sebelum dibawa ke rutan Mapolres, War terlebih dahulu menjalani rapid tes oleh dokter RSUD Rantauprapat untuk memastikan bebas Covid 19.

Kajari Labuhanbatu Kumaedi, SH melalui Kasi Pidsus M Husairi, SH didampingi Kasi Intelijen Syahron Hasibuan, SH mengatakan, penahanan terhadap tersangka dilakukan karena dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

Sementara untuk Sar Kades Bulungihit sambung Kasi Pidsus Husairi, akan dilakukan pemanggilan ulang pada hari Kamis 10 September 2020 dengan status sebagai tersangka.

Sebelumnya diketahui, Kades Halimbe Warsito diduga melakukan korupsi dana desa tahun 2019 yang merugikan negara sebesar Rp 560 juta. Sedangkan Kades Bulingihit Sar diduga melakukan korupsi dana desa tahun 2016-2019 yang merugikan negara Rp 960 juta. *And-Ans

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini