Kredit Fiktif Bank BTN Rp39 M, dari 25 Saksi Bisa Bertambah

0
43
Kasus Kredit Fiktif
Kasus kredit fiktif Bank BTN,,5 M , dari 25 saksi bisa bertambah. Sumanggar Siagian

MedanIntipnews.coma:Kasus kredit fiktif Rp39,5 M Bank BTN, dari 25 saksi bisa bertambah. Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara [Kejatisu] sidah memeriksa 25 saksi di kasus kasus kredit fiktif Rp39,5 M miliar di PT Bank Tabungan Negara [BTN] cabang Medan.

Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian kepada wartawan, Senin [28/6/21] mengatakan, kemungkinan pemeriksaan terhadap saksi bisa saja akan bertambah.Tergantung kepada pihak penyidik yang tengah menangani kasus penyimpangan kredit fiktif di BTN Medan.

Kasus kredit fiktif Rp39,5 M Bank BTN, “Kita tunggu saja perkembangan pemeriksaan yang dilakukan penyidik Kejati Sumut,” kata Sumanggar. Kejati Sumut menyelidiki kasus kredit fiktif senilai Rp39,5 miliar telah diagunkan 93 Surat Hak Guna Bangunan [SHGB] yang diajukan oleh Direktur PT KAYA kepada BTN Cabang Medan.

Penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dan menghitung kerugian lebih lanjut dari pinjaman kredit fiktif. Kasus dugaan korupsi kredit fiktif itu terjadi pada tahun 2014. PT KAYA mengajukan kredit pinjaman kepada BTN Cabang Medan sebesar Rp39,5 miliar dan mengajukan jaminan 93 SHGB atas nama PT Agung Cemara Reality.

Dalam pengajuan 93 SHGB yang diagunkan hanya 58 SHGB yang telah dilakukan pembuatan Akta Pembebanan Hak Tanggungan [APHT]. Sedangkan 35 SHGB diketahui belum dilakukan APHT. Kemudian pada Juni 2016 sampai dengan Maret 2019, ke-35 sertifikat tersebut dijual kepada pada orang lain tanpa seizin dari pihak PT BTN Cabang Medan.

* Itp-17