Asahan-Intipnews.com:Pemerintah Kabupaten Asahan sambut kunjungan Unit Pemberantasan Pungutan Liar [UPP] Saber Pungli Provinsi Sumatera Utara [Provsu] dalam dan pemantauan persiapan penilaian Asahan [foto] sebagai kabupaten bebas pungutan liar [Pungli].

Kunjugan tersebut dipimpin Ketua Pelaksana UPP Provsu Kombes Pol Drs Armia Fahmi, MH disambut oleh Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Rabu 9 September 2020.

Bupati Asahan melalui Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs John Hardi Nasution, M. Si mengatakan, menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, telah menerbitkan Keputusan Nomor 27 Tahun 2017 tentang pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Kabupaten Asahan.

Dalam upaya meminimalisir terjadinya praktik pungli khususnya pada perangkat daerah yang berurusan dengan pelayanan publik, Bupati Asahan telah instruksikan perangkat daerah terkait agar menerapkan SOP pelayanan dan memaksimalkan penggunaan teknologi informasi secara optimal.

Kombes Pol Drs Armia Fahmi, MH yang juga merupakan Irwasda Kapoldasu menyampaikan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dan evaluasi semester 1, UPP Saber Pungli Provsu telah menunjuk Kabupaten Asahan sebagai salah satu Kabupaten yang dicalonkan sebagai Kabupaten bebas pungli.

Indikator kabupaten dikatakan bebas pungli adalah adanya instansi yang telah mendapat predikat Wilayah Bebas dari Korupsi [WBK] yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Memang instansi di Kabupaten Asahan yang mendapat predikat WBK hanya Polres Asahan, dan untuk instansi pemerintahannya belum ada yang mendapat predikat WBK, namun berdasarkan penilaian atas prestasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan dari tahun 2017 hingga 2019, Pemkab Asahan mendapat nilai “B” [62,52/baik].

  • Laporan Dolly Simbolon

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini