Larangan Mudik, Tanpa Solusi Ribuan Pekerja Transportasi

0
13
Bus di terminal. Foto Istimewa

Organda minta ada stimulus yang dapat diberikan langsung kepada operator yang terdampak…

MedanIntipnews.com:Pemerintah kembali menegaskan larangan mudik untuk Idul Fitri tahun ini. Penggunaan moda transportasi udara, darat dan laut pun dilarang mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Akibat Larangan Mudik, 4.000 orang tak berpenghasilan, dari 1.000 bus yang terduduk.

Namun jika pelarangan tetap diberlakukan, Organda meminta ada stimulus yang dapat diberikan langsung kepada operator yang terdampak. “Sejauh ini pemerintah hanya larangan saja. Tidak ada solusi, apalagi kompensasi. Larangan ini bukan hanya bus antar provinsi, tapi juga antar kota dalam provinsi,” kata Mont Gomery.

Informasi dihimpun Intipnews.com, Jumat 30 April 2021, “Ada 1.000 bus angkutan kota antar provisi [AKAP] tidak jalan. Jika kita kalikan empat orang supir dan kernet, maka ada 4.000 orang tidak berpenghasilan,” ujar Ketua Organisasi Angkutan Darat [Organda] Kota Medan, Mont Gomery Munthe di Medan, Kamis 29 April 2021.

Pelarangan angkutan umum tidak ideal, ungkap Sekretaris Jenderal Organda Ateng Aryono, seharusnya, pelarangan dikenakan pada angkutan pribadi. Sebenarnya, dengan angkutan umum, pelaksanaan protokol kesehatan [Prokes] lebih dapat diawasi atau dikontrol dengan ketat.