Luhut: Varian Delta Tak Bisa Dikendalikan, Turunkan Kemanjuran Semua Jenis Vaksin Covid 19

65
Luhut: Varian Delta
Luhut: sebut varian delta tak bisa dikendalikan, turunkan kemanjuran semua jenis vaksin Covid 19

JakartaIntipnews.com: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi [Marves], sekaligus Koordinator PPKM darurat Luhut Binsar Panjaitan [foto] mengatakan, varian delta telah membuat efikasi semua jenis vaksin Covid menjadi menurun.

Efikasi vaksin adalah tingkat kemanjuran vaksin dalam melawan suatu penyakit pada orang yang sudah divaksinasi. “Kami lihat, varian delta ini mampu menurunkan efikasi dari seluruh jenis vaksin,” ungkp Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan pers secara virtual, Rabu [15/7/2021], sebagaimana di-publish media massa.

Informasi dihimpun Intipnews.com, Jumat 16 Juli 2021, Luhut mencontohkan, efikasi vaksin Pfizer menurun tajam saat melawan varian delta berdasarkan data di Israel. Begitu juga dengan Astrazeneca dan Moderna juga mengalami penurunan efikasi vaksin terhadap varian delta.

“Orang yang bilang vaksin Pfizer itu yang paling hebat, itu di Israel turun tajam juga. Astrazeneca, Moderna, you name it. Ini saya ingin mengingatkan, ini baru varian delta. Apa mungkin ada varian lain, we never know it. Kita tidak tahu,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan di media elektronik.

Karena itu, ia meminta jangan ada pihak yang mempolitisasi pandemi Covid 19 di Indonesia. Pandemi ini masalah kemanusiaan yang menyangkut nyawa orang banyak. Ditegaskannya, varian delta adalah varian yang tidak mudah dikendalikan.

Sehingga ia mengajak semua media tidak berpolemik membuat berita-berita yang kontradiksi atau memuat pernyataannya tidak lengkap. Lebih lanjut, Luhut menyebut Presiden Joko Widodo [Jokowi] meminta dirinya membuka semua data dan informasi kepada publik, tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Juga pemerintah tetap optimistis Indonesia bisa mengendaliakn Covid 19 bila semua pihak kompak bekerja sama.


Menko Marves Luhut menyebutkan, virus corona varian delta yang sudah mendominasi Pulau Jawa jauh lebih dahsyat dari varian sebelumnya, yakni alpha. Kembali ditegaskan Luhut mengungkapkan varian delta ini tidak bisa dikendalikan. Namun, dia menyatakan pemerintah sudah mengetahui apa yang perlu dilakukan.

Varian delta, lanjutnya, juga membuat kasus Covid 19 melonjak di negara lainnya seperti Inggris, Malaysia, Belanda, Amerika Serikat hingga Thailand.”Varian delta jauh lebih menular. Menurut studi, varian delta 6 kali lebih menular dari varian alpha. Varian delta ini, menurut yang saya baca, hampir sekitar 6 kali lebih cepat dari varian alpha. Atau PSBB 1 dengan PSBB 2,” kata dia.
Itp-17