Ketua BKD DPRD Medan Robi Barus

“Seyogyanya ES itu bertanya, berkomunikasi dan berdiskusi. Kan punya ketua fraksi, punya pimpinan partai yang juga pimpinan dewan, jadi ES tidak mengambil inisiatif sendiri,…”

Medan-Intipnews.com:Dalam waktu dekat Badan Kehormatan Dewan [BKD] DPRD Medan segera memanggil oknum anggota dewan ES terkait surat yang dilayangkannya ke Satpol PP menggunakan diduga stempel palsu, yang isinya meminta penangguhan pembongkaran rumah warga di Jalan Mangkubumi, Medan.

“Ini kasus kedua kalinya, dari yang dilakukan Aulia Rahman. Lebih pelik yang dilakukan oleh ES ini. Karena membuat diduga stempel palsu berlambangkan logo DPRD. Kita akan tertibkan anggota yang berbuat seperti ini,” tegas Ketua BKD DPRD Medan Robi Barus, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin 3 Agustus 2020.

Sebelumnya diketahui beberapa bulan lalu Aulia Rahman, membuat surat permintaan bantuan untuk warga terdampak virus corona ke perusahaan swasta. Sebegaimana di-publish media massa, Gerindra Medan menilai surat yang dikirimkan Aulia itu memalukan.

Menurut Robi Barus, ke depan kita minta jangan ada lagi yang seperti ini, dan ini terakhirlah. “Saya sudah pernah bilang ke anggota dewan Aulia Rahman, kasus seperti  ini yang pertama dan terakhir. Toh masih terjadi lagi. Kita akan benar-benar menyikapinya,” tukasnya.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini