Massa Minta Tuntaskan Dugaan Kades Ijazah Palsu

0
64
Jefry Simamora saat menerima aksi massa

Batu Bara-Intipnews.com:Massa pengunjuk rasa mendesak aparat hukum untuk menindaklanjuti kasus dugaan penggunaan ijazah palsu yang diduga dilakukan SN ketika mencalonkan diri pada Pilkades serentak tahun 2019.

Setelah melakukan unjuk rasa di kantor Bupati Batu Bara dan Kantor Kejari Batu Bara, Sumatera Utara beberapa waktu lalu, massa kembali mendatangi kantor Kejari Batu Bara di Desa Pahang Kecamatan Talawi, Rabu 4 Februari 2020.

Mengatasnamakan Mahasiswa Peduli Hukum Kabupaten Batu Bara, puluhan massa meminta sekaligus mendesak Kejaksaan Negeri [Kejari] Batu Bara serius menangani kasus dugaan ijazah palsu yang disinyalir digunakan oknum Kades Lubuk Hulu Kecamatan Datuk Lima Puluh.

“Perlu kami ingatkan, ini untuk yang ke 2 kalinya kami turun menyampaikan aspirasi kami, kami ingin segera ditindaklanjuti dengan serius,” ungkap koordinator aksi [Koraksi] Ahmad Fatih Sultan.

Kasus dugaan pengguna ijazah palsu ini kata Sultan, sudah mempermainkan dan mencoreng dunia pendidikan. Selain itu, massa juga meminta agar SN segera ditangkap dan diadili karena menurutnya oknum Kades Lubuk Hulu, sudah dinyatakan sebagai tersangka.”Kami tidak ingin dipimpin oleh Kepala Desa [Kades] yang telah menipu dunia pendidikan” tegas Fatih.

Sementara Kajari Batu Bara Mulyadi Sajaen SH melalui Kasat Intelkam Kejari Batu Bara Jefri Simamora SH  menjelaskan, kasus dugaan penggunaan ijazah palsu ini sudah dilakukan tahap dua pada 14 Februari 2020.

Jefri juga mengatakan, kasus tersebut  sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kisaran tanggal 19 Februari 2020. yang lalu dan sampai saat ini belum ada ketetapan. “Kemungkinan akan disidangkan Selasa 10 Maret 2020,” tutupnya.

  • Laporan Muhammad Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini