DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri. Foto Istimewa

Pertanyaan Megawati, apa niat kalian menjadi bupati, walikota, gubernur? Apakah hanya untuk mengikuti nafsu serakah? Hanya untuk mencari kekuasaan? Untuk mencari uang?…”

Jakarta-Intipnews.com:Megawati mengingatkan agar benar-benar mengabdikan diri kepada rakyat dan tidak melakukan tindak pidana korupsi. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan [DPP PDIP], Megawati Soekarnoputri, saat memberikan pengarahan kepada 75 pasangan calon [paslon] kepala daerah yang maju di Pilkada Serentak 2020.

Arahan Mega itu secara khusus untuk 12 pasangan calon kepala daerah untuk wilayah Sumatera Utara [Sumut]. Mega mengingatkan bahwa sudah terlalu banyak kasus korupsi menyangkut kepala daerah di Sumut. Mulai dari gubernur, hingga bupati dan walikota.

Presiden RI kelima itu memulai arahannya dengan menjelaskan Indonesia didirikan setelah sejarah perjuangan kemerdekaan yang panjang, lalu kemudian diproklamasikan oleh Soekarno-Hatta.

Pada 1927, Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia, [PNI] yang menjadi cikal bakal PDIP. Melalui partai politik itulah, Bung Karno mendidik dan menggorganisasikan rakyat. Kemerdekaan Indonesia dicapai senapas dengan Pancasila sebagai dasar negara.

“Dengan sejarah begitu, coba saudara-saudara sekalian bayangkan, kalau kita mempunya nurani, pertanyaan yang saya selalu tanyakan, apa niat kalian untuk menjadi, baik bupati, walikota, gubernur? Apakah hanya untuk mengikuti nafsu-nafsu yang namanya keserakahan? Hanya untuk mencari kekuasaan? Hanya untuk mencari uang?” kata Mega saat pengumuman para calon secara virtual, di Jakarta Selasa 11 Agustus 2020.

“Saya ingin mengatakan dengan jelas, kalau anda mau korupsi sekarang itu tak bisa. Satu hal, korupsi itu tidak akan bisa disembunyikan, karena suatu saat nanti pasti kelihatan,” tegasnya.

Mega juga mengatakan dirinya merasa gembira karena kini para calon kepala daerah semakin banyak menyandang gelar pendidikan. Masalahnya, apakah gelar itu memiliki manfaat bagi rakyat.

“Pertanyaannya, melalui nuraninya, dapatkah menjawab keilmuan dia yang harus digunakan bagi kemashalatan rakyat banyak? Keseluruhan benang merah perjuangan Indonesia bagi dunia tersebut sengaja saya angkat kembali menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 75,” tutur Megawati. *Itp-17

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini