Mendagri Dorong Masyarakat Nias Optimis Kembangkan Potensi Wilayah

0
204
Mendagri Tito Karnavian di pertemuan singkat dengan Forkopimda se-Kepulauan Nias

“Kita akui unsur keamanan bukan segala galanya, tapi segala-galanya tidak akan berarti apa-apa kalau situasi tidak aman,…”

Gunungsitoli-Intipnews.com:Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong seluruh masyarakat Kepulauan Nias, Sumatera Utara untuk optimis mengembangkan potensi wilayah dalam menunjang pembangunan.

“Beberapa negara di dunia bisa mencapai kesejahteraan masyarakatnya di tengah tengah keterbatasan sumber daya,” kata Mendagri pada pertemuan singkat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah [Forkopimda] se-Kepulauan Nias di ruang vip Bandar Udara Binaka Gunungsitoli, Senin 9 Desember 2019.

Dia mengaku sempat mendengar suara pesimis dari masyarakat bahwa Kepulauan Nias mustahil maju karena merupakan daerah tertinggal. “Mendengar hal tersebut saya sedih, dan jujur mengatakan sesuai pengalaman saya sekolah di beberapa negara, yang  ‘ter ter’ itu lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Maldives Mampu Mengundang Semua Investor Datang

Namun, jelas Menteri Dalam Negeri [Mendagri], mereka bisa mengubah negaranya menjadi sangat maju, diantaranya menurut Mendagri adalah Hongkong, Singapura, Uni Emirat Arab [UAE], dan banyak lagi. Jika dibandingkan dengan sumber daya beberapa negara dengan yang ada di Kepulauan Nias, dia mengakui jika Nias jauh memiliki sumber daya yang unggul.

Sehingga bukan suatu hal yang mustahil bagi Kepulauan Nias untuk mengembangkan seluruh potensinya dalam mencapai kesejahteraan bagi masyarakatnya. “Saya cukup lama sekolah di Singapura, jika dibandingkan dengan Kepulauan Nias, maka Singapura tidak ada apa-apanya,” ujar Mendagri.

Kepulauan Nias juga dia minta berkaca pada Maldives atau Maladewa yang terletak di sebelah selatan barat daya India sekitar 700 km sebelah barat daya Sri Lanka. Negara tersebut di tengah tengah keterbatasan sumber daya mampu menarik investor untuk berinvestasi di sana.

“Pulau yangbad adi Maldives tidak sebanyak yang ada di Kepulauan Nias, bahkan tidak ada bukit apapun, tetapi mampu memanggil dan mengundang investor semua datang,” ucapnya.

Tidak Berarti Apa-apa Kalau Situasi Tidak Aman

Menurut dia, berbagai macam resort dan lapangan kerja terbuka di sana, dan harus menjadi contoh serta tidak perlu anti dengan investor asing dari Cina, Amerika atau negara manapun.

Sepanjang kedatangan investor tersebut bisa membuka lapangan kerja, menguntungkan dan tidak mengambil kedaulatan negara kita, maka harus kita terima dan ambil. “Contoh lainnya adalah Uni Emirat Arab.

Mereka bisa mengembangkan gurun menjadi lautan hijau, infrastruktur dan gedung gedung tinggi, kuncinya juga ada di investasi,” jelasnya. Tito berharap dengan perbandingan tersebut, Kepulauan Nias ke depan kian berkembang dengan memanfaatkan SDM maupuan SDM yang sudah ada dan melimpah.

Tidak lupa dia juga mengungkapkan jika selain unsur SDM, unsur keamanan juga menjadi aspek penting yang perlu dijaga agar pembangunan di Kepulauan Nias menjadi efektif dan tepat sasaran untuk mensejahterakan masyarakatnya. “Kita akui unsur keamanan bukan segala galanya, tapi segala-galanya tidak akan berarti apa-apa kalau situasi tidak aman,” terangnya.

  • Laporan Irwanto Hulu
  • Bagikan berita ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini