Drs Azmi M.Si

Oleh Drs Azmi M.Si

Intipnews.com:PRIA yang satu ini, Raden Saleh dikenal di tanah air hingga luar negeri karena kecerdasan dan kemahirannya mengores alias melukis. Dengan beberapa lukisannya juga ia melakukan perlawanan atas kebiadaban kolonial Belanda, yang menjajah nusantara.

Bentuk kekecewaannya kepada Belanda terpapar jelas dalam lukisan Peristiwa Penangkapan Pangeran Diponegoro. Walaupun ia tidak melawan dengan senjata perang tetapi siasat yang dilakukannya belakangan diketahui itu bisa membakar atau melecut jiwa memberontak.

Lukisan yang kini menjadi koleksi Istana Negara yang sempat tersimpan di Jerman itu bukti bahwa nasionalisme Raden Saleh tidak diragukan lagi. Walaupun dahulu semasa mudanya ia bersekolah dan dididik pada sekolah Belanda, tetapi jiwa nasionalisme dan spritualisnya begitu kokoh.

Raden Saleh

Kecintaannya kepada republik ini mengalahkan rasa egois pribadinya untuk melenyapkan penindasan yang dilakukan Belanda hingga tiga setengah abad itu. Selain pencintaan tanaman ia juga pengagum hewan eksotik, sehingga semasa aktifnya berkarya banyak melukiskan hewan tersebut.

Singa, harimau dan binatang buas lainnya di lukisnya dengan tingkat perhitungan yang tinggi. Adegan demi adegan kisah pertarungan antar hewan dan juga manusia silih berganti bermunculan di kanvas-kanvasnya. Namun di balik kehebohan lukisan-lukisan itu jarang diketahui orang bahwa itu tidaklah dengan mudah tercipta.

Sebelum ia melukiskan beragam hewan mulai jinak hingga liar telah melampaui aslinya itu bermula dari studi-studi. Terutama bentuk proporsional anatomi hewan dan karakter serta gerak-geraknya.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini