Menggorok Pengawas Tangkahan Hingga Tewas, Terancam Mati

0
91

Batu Bara-Intipnews.com:MS [31] warga Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih Batu Bara, Sumatera Utara, diduga sang eksekutor pembunuhan D Sitorus [41)] warga Kampung Kelapa Kecamatan Air Putih, terancam hukuman mati.

Selain MS tiga tersangka lain GG, JG dan PPS yang ikut andil menghabisi nyawa korban terancam hukuman 12 tahun penjara. Kasus pembunuhan secara bersama-sama ini bermula saat tersangka dan korban minum tuak di Dusun Glembis, Desa Suka Raja Kecamatan Air Putih.

Saat minum tuak Senin [3/2/2020] MS mengaku wajahnya disiram tuak oleh korban D Sitorus, korban juga mengeluarkan obeng dari kantongnya lalu mengarahkan obeng tersebut ke wajah MS yang disertai kata-kata ancaman.

Tidak terima atas perlakuan korban ketika itu MS berniat hendak menghabisi korban namun tak tahu bagaimana. MS bergegas meninggalkan pakter [warung] tuak, pulang ke rumah mengambil sebilah pisau geragat [pisau deres] dan menghubungi rekan-rekannya.

Tak lama kemudian MS tiba di tangkahan pasir di tempat korban bekerja sebagai pengawas, selanjutnya GG dan rekannya tiba menyusul. Di kantin milik istri korban di Dusun Cinta Maju Desa Pematang Panjang Kecamatan Air Putih disitulah terjadi perkelahian antara MS dengan korban.

Selanjutnya ketiga tersangka lain ikut melakukan pengeroyokan. Saat korban jatuh telungkup MS menduduki punggung serta menjambak rambut korban dengan tangan kirinya, MS menggorok leher korban menggunakan pisau deres.

Usai menggorok korban, MS langsung membuang pisau ke dalam sungai lalu  menuju Polsek Indrapura guna menyerahkan diri. Demikian disampaikan Kapolres Batu Bara AKBP H Ikhwan Lubis, didampingi Kapolsek Indrapura AKP Mitha Natasya, dalam press release, Senin 10 Februari 2020 di Mapolres Batu Bara.

Para tersangka melanggar pasal 340 subs 338 lebih subs pasal 170 ayat 2 ke 3c jo pasal 55 ayat 1 dari KUHPidana. MS selaku tersangka utama yang menggorok leher korban diancam pidana mati atau ancaman seumur hidup.

Sementara tersangka GG yang berperan menghasut tersangka utama, JG [22] yang memicu terjadinya perkelahian dan PPS yang ikut dalam tindak pidana pembunuhan tersebut masing-masing terancam pidana 12 tahun penjara.

  • Laporan Muhammad Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini