Gunungsitoli-Intipnews.com:FZ alias Hen oknum anggota salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat [LSM] di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara ditangkap [foto] Polisi karena menjambret ibu rumah tangga Sadarhati Lase [29].

“FZ alias Hen kita jerat dengan pasal 365 ayat 1 Kuhpidana dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” terang Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan pada temu pers di Mapolres Nias, Senin 16 Desember 2019.

Didampingi Wakil Kapolres Nias Kompol.Yafao Harefa, Kasat Reskrim Akp Martua Manik, Kanit I Sat Reskrim Ipda. Elitonius Hulu dan Ps Paur Humas Bripka Restu Gulo, Kapolres Nias menjelaskan jika tersangka menjambret korban pada hari Kamis tanggal 12 Desember 2019 sekitar pukul 10.30 WIB.

“Setelah personel kita melakukan penyelidikan, kita berhasil mengidentifikasi pelaku dan langsung kita tangkap esok harinya, setelah kejadian di kediamannya di Desa Hilina,a, Kecamatan Gunungsitoli, Jumat 13 Desember 2019,” ungkapnya.

Dari Kapolres Nias diketahui jika tersangka yang memiliki dua istri dan dua belas anak menjambret korban saat melintas di jembatan Nou, jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli.

Ingin Memiliki Barang Milik Korban

Motif pelaku adalah ingin menguasai barang milik korban, dimana dalam tas korban ada telepon seluler, uang Rp 3 juta, buku tabanas dan barang lainnya, dan kerugian yang dialami korban diperkirakan semuanya mencapai kurang lebih sebesar Rp 6 juta.

“Saat kejadian korban sempat terjatuh bersama sepeda motornya dan mengalami luka luka ringan karena tas korban ditarik secara paksa dan kuat oleh tersangka,” jelas Kapolres Nias.

Ditangan tersangka Polisi berhasil menyita barang bukti tas dan telepon seluler milik korban serta sepeda motor yang dipakai tersangka melakukan aksinya.

Tersangka juga mengaku baru pertama sekali melakukan aksinya, dan tujuan menjambret tas korban adalah karena ingin memiliki barang milik korban.

  • Laporan Irwanto Hulu
  • Bagikan berita ini

#intipnews.com

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini