MTQ Medan Dibuka Hari Ini, Diterpa Tak Ditender dan Lokasi non-Halal…

0
101
Elfanda Ananda & Profesor DR M Hatta. Foto Istimewa

“Kalau MTQ-nya partisipasi dari masing-masing kecamatan tentunya tidak perlu tender. Ini kan anggarannya cukup besar diplot Rp 1,4 M di Bagian Agama. Kalau kegiatan MTQ ini pakai EO tanpa lelang, maka berpotensi melanggar hukum,…”

Medan-Intipnews.com:Pelaksanan Musabaqah Tilawatil Quran [MTQ] ke-53 Kota Medan yang direncanakan dibuka hari ini, dan berlangsung 15-22 Februari 2020 kali ini diterpa kritikan soal kegiatan ttidak ditenderkan dan lokasi berada di antara rumah makan non-halal yang dapat mengganggu.

Soal rumah makan non-halal dikritik Ketua Majelis Ulama Indonesia [MUI] Medan Prof DR H Muhammad Hatta. Lokasi MTQ di Jalan Ngumban Surbakti berdekatan dengan makanan non-halal, sebaiknya dipindah saja.

Soal yang kedua, menurut Pengamat Anggaran, Elfenda Ananda pelaksanaan MTQ ke-53 tingkat Kota Medan tidak melalui tender, bahkan berpotensi melanggar hukum. Namun Pemko Medan tak mengiraukan itu dan tetap saja melaksanakan MTQ yang bersumber dari APBD Medan 2020 Rp 1,4 miliar di situ.

Informasi dihimpun Intipnews.com hingga Sabtu 15 Februari 2020, MTQ dilaksanakan tanpa melalui mekanisme tender secara terbuka. Panitia pelaksana langsung menunjuk even organizer [EO] sebagai pelaksana. Padahal, di Perpres 16/2018 tentang pengadaan barang dan jasa mengatur maksimal hanya kegiatan bernilai Rp 200 juta yang bisa dilakukan penunjukan langsung [PL].