Nakes RSU Permata Bunda Tuntut Gaji, “Pak Jokowi Tolong Kami”

0
109
Nakes RSU Permata Bunda
Nakes RSU Permata Bunda tuntut gaji, “Pak Jokowi Tolong Kami”. Foto Istimewa

MedanIntipnews.com:Nakes RSU Permata Bunda tuntut gaji, “Pak Jokowi Tolong Kami”. Begitu bunyi spanduk yang dibentang menyertai tenaga keja kesehatan [Nakes] rumahsakit umum [RSU] Permata Bunda unjukrasa menuntut gaji mereka agar segera dibayar, Senin [7/6/21].

Informasi dihimpun Intipnews.com, puluhan Nakes terus berunjukrasa menuntut majamenen segera membayar gaji mereka yang hingga kini belum di bayar. Aksi para Nakes berlangsung di depan RSU Permata Bunda, Jalan Sisingamangaraja Medan.

Nakes RSU Permata Bunda terus menuntut gaji, “Gaji kami dua bulan belum dibayarkan dari mulai April, Mei dan ini sudah masuk bulan Juni,” kata perwakilan Nakes, Suhendri.

Tak sampai di situ, puluhan Nakes juga menuntut manajemen RSU Permata Bunda Medan untuk segera membayarkan iuran BPJS, dan BP Jamsostek yang telah tertunggak selama 8 bulan.

“Akibat BPJS menunggak, kami enggak bisa berobat ke mana-mana,” katanya. Di-publish media massa, terkait keterlambatan pembayaran gaji para Nakes di RSU Permata Bunda diketahui telah berlangsung sejak pertengahan tahun lalu.

Namun, sampai saat ini manajemen RSU Permata Bunda belum juga menyelesaikan tanggung jawabnya. “Sejak September tahun 2020 kami menuntut persoalan ini. Mereka [manajemen] hanya beralasan kondisi rumah sakit terdampak pandemi Covid 19,” ujar Suhendri.

Namun, sambung Suhendiri, alasan itu tidak masuk akal, karena gaji menunggak sudah terjadi sejak tahun 2017 lalu. Sementara, juru bicara RSU Permata Bunda, Helmi S Putra, menyebut, keterlambatan pembayaran gaji para tenaga kesehatan itu disebabkan oleh merosotnya pendapatan rumah sakit ini di masa pandemi Covid 19.

“Memang selama dua bulan ini gaji mereka belum kami bayar. Karena selama pandemi ini arus kas kami terganggu,” ungkap Helmi. Menurutnya manajemen RSU Permata Bunda, telah bertemu dengan perwakilan Nakes untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Intinya kami sedang berupaya menyelesaikannya. Kami manajemen berupaya secepatnya,” tukas Helmi. Dengan spanduk bertuliskan minta tolong kepada Jokwi, para Nakes meminta manajemen rumah sakit untuk segera membayarkan gaji mereka.

Disebutkan Nakes, manajemen rumah sakit hanya menjanjikan kepada Nakes akan diselesaikan. Bahkan saat Idul Fitri Nakes hanya menerima THR sementara gaji tidak diberikan.

  • Itp-17