Napi Korupsi Gubsu Meninggal di Lapas Tanjunggusta

99
Ilustrasi & Mustofawiyah. Foto Istimewa

Medan-Intipnews.com:Narapidana kasus suap mantan Gubernur Sumatera Utara [Sumut] Gatot Pujo Nugroho, Mustofawiyah meninggal dunia di Lembaga Permasyarakatan [Lapas] Kelas IA Tanjung Gusta Medan, Jumat [31/7]. Mustofawiyah meninggal dunia sekira pukul  07.00 Pagi.

“Iya benar warga binaan atas nama Mustofawiyah meninggal dunia. Dia meninggal sebelum shalat Idul Adha, pagi,” kata Humas Kantor Wilayah [Kanwil] Kementerian Hukum dan HAM Sumut, Josua Ginting, Sabtu 1 Agustus 2020.

Sebelum meninggal, kesehatan mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 mengalami penurunan. Dia diketahui memiliki sejumlah riwayat penyakit di antaranya darah tinggi.

Diketahui, Mustofawiyah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta dalam kasus suap yang dilakukan Mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho. Dalam putusannya, Mustofawiyah divonis enam tahun penjara oleh majelis hakim pada Pengadilan Tipokor Jakarta, Senin 8 April 2019.

Dia juga dihukum membayar denda Rp500 juta subsider empat bulan kurungan.‎ Kemudian, Mustofa dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp480 juta.

Mustofawiyah terbukti melanggar Pasal 12 huruf b jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Uang tersebut diberikan agar mereka memberikan pengesahan terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan [LPJP] Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2012, dan pengesahan APBD Perubahan TA 2013.

Kemudian, agar memberikan persetujuan pengesahan APBD TA 2014 dan APBD Perubahan TA 2014. Selain itu, persetujuan pengesahan APBD TA 2015. Selain itu, agar menyetujui LPJP APBD Tahun Anggaran 2014. *Ini