Nurul Akhyar: 1 dari 3 Balita Indonesia Stanting

0
34

Medan-Intipnews.com:Menurut Riset Kesehatan Dasar [Riskesdas] tahun 2013, 1 dari 3 anak balita di Indonesia mengalami stunting, dengan kata lain sebesar 37,2% balita di Indonesia terindikasi stunting. Salah satunya pada wilayah Kelurahan Tegal Sari 3 Kecamatan Medan Area, Rabu 19 Februari 2020.

Demikian disampaikan Plt Ketua TP PKK Kota Medan Hj Nurul Khairani Akhyar [foto], saat memimpin rapat Persiapan kunjungan Ketua TP PKK Pusat  Tri Suswati Tito Karnavian pada minggu kedua bulan Maret ke lokasi stunting yang ada di Kota Medan di Kantor Kelurahan Tegal Sari 3 Kecamatan Medan Area.

Dipilihnya Kelurahan Tegal Sari 3 sebagai lokus stunting karena selain pada lokasi ini telah ditemukan kasus stunting juga sudah banyak dilaksanakan kegiatan OPD terkait seperti pembinaan kawasan kumuh, kampung KB, dan program pembinaan lainnya.

“Kondisi stunting harus kita lawan secara bersama. Tentunya ini harus menjadi bagian dari pekerjaan rumah kita. Menurunkan angka stunting bukan hal yang tidak mungkin jika kita bekerja sesuai dengan porsi dan tupoksinya masing-masing,” kata Nurul.

Ketua TP PKK Kecamatan Medan Area Lily Hendra Asmilan  meninjau rumah yang terdapat anak stunting. Terdapat 5 rumah yang dikunjungi Nurul dan diberikan penyuluhan agar mau datang ke posyandu untuk memantau perkembangan anak per bulannya.

“Ibu harus rajin membawa anak ke posyandu untuk melihat perkembangan secara detail. Jika perkembangannya tidak normal tentu langsung dapat terdeteksi dan diberikan penanganan secara lebih khusus lagi sehingga anak-anak kita terhindar dari kondisi stunting,” ucap Nurul kepada salah seorang ibu yang anaknya mengalami kondisi stunting.

Sebelum meninggalkan rumah anak yang mengalami kondisi stunting, Nurul juga menyerahkan paket makanan tambahan bagi balita. Dengan makanan tambahan ini diharapkan gizi balita tersebut dapat terlengkapi.*Itp-03

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini