Korban Penganiayaan Bobi Chaniago

Gunungsitoli-Intipnews.com:Oknum Aparatur Sipil Negara [ASN] DZ diduga menganiaya anggota Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia [FSPTI] Cabang Gunungsitoli, Bobi Rahman Chaniago [33], Jumat 30 Oktober 2020, sekira pukul 13.00 WIB.

“Saya dianiaya di komplek pasar Ya,ahowu, Kota Gunungsitoli, dan akibat dianiaya, mata kanan saya lebam, kaki saya pincang dan bengkak,” ungkap Bobi. Menurutnya penganiayaan terhadapa dirinya sudah dilaporkan ke Polres Nias, dia berharap dapat ditindaklanjuti dan dihukum sesuai hukum yang berlaku.

Dari Bobi diketahui dia dan terlapor pernah tinggal satu komplek di daerah Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. “Dia kini sudah pindah dan tinggal di Tandrawana, Kelurahan Pasar. Selama tinggal satu komplek sebelumnya, saya dan dia tidak ada masalah, tetapi dia orangnya seperti arogan dan ringan tangan,” terangnya.

Bobi menuturkan pula, sebelum dianiaya, dia bersama tiga temannya bernama Rais, Yanuari dan Rifki hendak mendatangi kedai kopi yang ada di komplek pasar Ya,ahowu untuk ngopi.

Setiba di lokasi parkir di bagian belakang Pasar Ya,ahowu dua temannya yang telah duluan ke lokasi kedai kopi kembali dan memberitahu kedai kopinya tutup. Lalu dia mengatakan kepada teman-temannya pantas tutup, hari ini fakultatif karena hari Maulid Nabi dan ASN juga libur.

“Usai saya mengatakan kepada teman saya, pantas tutup hari ini fakultatif karena hari Maulid Nabi dan ASN juga libur. Tiba-tiba terlapor yang ada di lokasi marah dan mengatakan mengapa kamu sebut-sebut ASN sambil meninju mata saya dan menendang saya,” tuturnya.

Karena dipukul secara tiba tiba, Bobi mengaku kaget dan hendak membalas, tetapi keburu dilerai sejumlah pengunjung dan disuruh pulang. Dia langsung berobat ke Rumahsakit Bethesda karena mata dan kakinya sakit, kemudian melapor ke Polres Nias.

DZ yang dihubungi melalui telepon seluler miliknya pada hari yang sama, tidak dapat dihubungi karena telepon selulernya tidak aktif. Kapolres Nias AKBP Wawan Kurniawan yang dikonfirmasi melalui Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu Yadsen Hulu membenarkan Polres Nias telah menerima laporan korban. “Kita sedang ditindaklanjuti,” ucapnya singkat melalui telepon selulernya.

  • Laporan Irwanto Hulu

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini