Burhanuddin Sitepu

“Isi surat disampaikan oknum dewan itu salah. Jika yang bersangkutan tetap bersikeras apa yang dilakukannya tidak salah, kita buktikan,” tukas Burhanuddin

Medan-Intipnews.com:Soal oknum anggota DPRD Medan yang menggunakan setempel diduga palsu dalam suratnya meminta penundaan pengosongan pembongkaran rumah bermasalah di Jalan Mangkubumi Medan ditujukan kepada Satpol PP, terus bergulir.

Wakil Ketua Badan Kehormatan Dewan [BKD] DPRD Medan Burhanuddin Sitepu menegaskan, dirinya masih menunggu arahan Ketua DPRD Medan Hasyim SE terkait prilaku oknum dewan ES yang telah menyalahgunakan stempel diduga palsu dalam surat permohonannya ditujukan ke Satpol PP meminta penangguhan pembongkaran rumah warga di Jalan Mangkubumi itu.

“Saya masih menunggu arahan dari Ketua  DPRD Medan Hasyim SE, karena ini menyangkut masalah kelembagaan. Karena ini pelanggaran kode etik dan tata tertib dewan. Tidak ada pembenaran yang namanya alat kelengkapan itu membuat surat dengan kop/logo surat DPRD dengan stempel yang dibuat,” tukas Burhanuddin.

Wakil Ketua BKD itu melanjutkan, “Kalau boleh saya bilang, setempel itu hanya satu bagi Alat Kelengkapan Dewan,” tegasnya  kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa 28 Juli 2020. Menurut Politis Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu ini, pimpinan dewan harus segera tanggap.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini