Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Suhaimi. Foto Istimewa

Medan-Intipnews.com:Nilai impor melalui Sumatera Utara  [Sumut] bulan Oktober 2019 atas dasar cost, insurance & freight [CIF] sebesar US$336,96 juta, atau turun sebesar 15,53 persen dibandingkan bulan September 2019 mencapai US$398,91 juta.

Apabila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, nilai impor mengalami penurunan sebesar 35,47 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Suhaimi mengatakan, nilai impor menurut golongan penggunaan barang bulan Oktober 2019 dibanding bulan September 2019, barang modal turun sebesar 42,70 persen, bahan baku/penolong turun sebesar 9,42 persen sedangkan barang konsumsi naik sebesar 0,16 persen.

“Pada Oktober 2019, golongan barang yang mengalami kenaikan nilai impor terbesar adalah besi dan baja sebesar US$9,53 juta [65,35%], diikuti gandum-ganduman sebesar US$3,98 juta [73,00%],” ungkapnya, Selasa 3 Desember 2019.

Golongan barang yang mengalami penurunan nilai impor adalah mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar US$36,21 juta [-44,86%] dan bahan kimia anorganik sebesar US$12,35 juta [-43,77%].

“Nilai impor bulan Oktober 2019 dari Tiongkok merupakan yang terbesar yaitu US$101,00 juta dengan perannya mencapai 29,97 persen dari total impor Sumatera Utara, diikuti Malaysia sebesar US$34,71 juta [10,30%] dan Amerika Serikat sebesar US$27,36 juta [8,12%],” tukasnya.

  • Laporan Roni Neliati
  • Bagikan berita ini

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini