Ombudsman Sumut Survei Kepatuhan Pelayanan Publik di Asahan

0
12
Ombudsman Sumut Survei Kepatuhan
Ombudsman RI Sumut survei kepatuhan pelayanan publik di Asahan

AsahanIntipnews.com:Ombudsman Sumut Survei Kepatuhan Pelayanan Publik di Asahan. Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara [Sumut] datang untuk pengambilan data survei kepatuhan tahun 2021 ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Asahan, Selasa [8/6/21].

Ombudsman yang datang yaitu Gading Harahap beserta rekannya. Mereka melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik yang ada di Disdukcapil Kabupaten Asahan.

Kepala Dinas [Kadis] Kependudukan dan Pencatatan Sipil [Dukcapil] Asahan Supriyanto, mengatakan Ombudsman RI melakukan survei kepatuhan pelayanan publik, di antaranya mengawasi pelayanan terhadap masyarakat dan fasilitas pelayanan publik di Disdukcapil Kabupaten Asahan.

Ombudsman Sumut survey, dengan mengajukan pertanyaan semuanya tentang pelayanan publik, “Mulai dari kotak saran, jam pelayanan, pengaduan masyarakat beserta SK tim pengaduan yang semuanya sudah ada di Disdukcapil Kabupaten Asahan,” ujar Supriyanto.

Supriyanto, juga menjelaskan pelayanan publik di Disdukcapil Kabupaten Asahan ini merupakan pelayanan prima dan membahagiakan, karena selain melayani masyarakat yang langsung datang ke kantor, antar jemput administrasi kependudukan dan KTP-EL.

Juga melayani masyarakat dengan memanfaatkan media sosial berupa WhatsApp.
“Pelayanan pembuatan administrasi kependudukan dengan membuat grup WhatsApp [WA],” katanya.

Anggotanya, lanjutnya, terdiri dari perangkat desa dan bidan-bidan desa, dan masyarakat. Mereka dengan mudah melihat syarat-syarat pembuatan administrasi kependudukan mengirimnya berupa foto melalui WhatsApp.

Setelah aktanya selesai dibuat oleh petugas Disdukcapil Kabupaten Asahan, masyarakat baru datang untuk menyerahkan berkas dan syarat aslinya,” ujar Supriyanto.

Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan [PDIP] Disdukcapil Asahan Nixon R Sitompul mennyampaikan, jam pelayanan publik Disdukcapil Asahan tidak terikat dengan jam kerja seperti kantor lainnya.

“Kemudian pelayanan publik lainnya berupa ruang ibu menyusui juga ada di Disdukcapil. Dan pelayanan khusus seperti untuk melayani orang cacat, orang tua yang sakit, semua disediakan tempatnya. Ibu yang membawa anak balita akan didahulukan dalam pelayanannya,” jelas Nixon.

Untuk orang cacat tidak bisa berjalan dan orang di lapas penjara, tambahnya, yang belum mempunyai KTP-el akan didatangi oleh petugas Disdukcapil Asahan dengan membawa alat buat merekam. Apabila KTP-el sudah jadi maka akan diantar kepada yang bersangkutan.

  • Itp-06