Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi memberi ketrangan pers,..

Medan-Intipnews.com:Gubernur Sumatera Utara [Gubsu], Edy Rahmayadi bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, Pangdam I/BB Mayjend TNI Irwansyah melihat langsung hakim dari Pengadilan Negeri [PN] Medan bersama panitera melaksanakan sidang di tempat bagi warga pelanggar protokol kesehatan.

“Kita akan memperbanyak titik operasi yustisi. Diperluas ke 33 kabupaten/kota,” ujar Edy Rahmayadi. Edy menyayangkan masih banyaknya masyarakat yang terjaring operasi yustisi tersebut. “Kita melihat belum ada kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan ini,” katanya.

Hal itu diungkapkan Gubsu saat memantau operasi yustisi. Edy kecewa karena masih banyak warga belum memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. “Obat mengatasi Covid 19 adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan. Namun saat ini masih banyak yang harus diberikan sanksi tindak pidana ringan karena tidak menggunakan masker,” kata Edy Rahmayadi, Selasa 15 September 2020.

Kapoldasu Martuani Sormin menyebutkan, pihaknya menggelar operasi yustisi mulai Senin [14/9] hingga dua pekan ke depan. Melalui operasi yustisi ini, Kapolda berharap penyebaran dan klaster baru Covid 19 di wilayah Sumut dapat ditekan.

Sejauh ini, kata Martuani, jumlah penderita Covid-19 di Sumut sudah mencapai lebih dari 8.500 orang. “Untuk itu, ini harus kita kontrol dengan menggunakan masker. Selanjutnya kita akan memberikan sanksi kepada warga yang tidak menggunakan masker,” ucapnya.

Pada operasi yustisi, petugas memberikan sanksi administrasi dan fisik kepada warga yang tidak menggunakan masker. Sanksi administrasi berupa penyitaan e-KTP selama tiga hari hingga pemberian sanksi fisik seperti push-up dan sanksi sosial. *Itp-04

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini