Batubara-Intipnews.com:Sejumlah 13 Organisasi Masyarakat [Ormas], Kabupaten Batubara, Sumatera Utara tergabung di Organisasi Kemasyarakatan Islam [OKI] menolak keras Undang-Undang [UU] Cipta Kerja [Ciptaker].

Ormas dan kepemudaan Islam tersebut antaralain, Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nahdatul Ulama [NU], Alwasliyah, Pemuda Alwasliyah, Mahasiswa Alwashliyah, BKPRMI, Mimbar Dakwah [foto].

Mereka menyampaikan sikap kepada Bupati Batubara Ir Zahir M.AP, Ketua DPRD M Safi’i SH, Kapolres AKBP H Ikhwan Lubis SH MH, Dandim 0208 /AS, dan Lanal Tanjungbalai di RM 100 Batuara jalan lintas sumatera [Jalinsum], Kecamatan Air Putih.

Dalam pernyataan sikap, para ketua ormas dan kepemudaan Islam meminta agar UU Omnibus Law dibatalkan dan di tinjau ulang [judicial review].

“Kami sangat menyayangkan aksi demo, Senin [12/10] di Batubara menimbulkan korban luka Kasat Sabhara AKP DP Sinaga akibat lemparan batu, “ ujar mereka, Selasa [13/10]. Seluruh ormas dan OKI meminta kepada DPRD menyampaikan penolakan UU Ciptaker yang dapat merugikan kaum buruh di Indonesia.

Bupati Zahir dan Ketua DPRD M Safi’i sepakat menyampaikan aspirasi penolakan UU Omnibus Law ke pemerintah Pusat. Namun kedua pimpinan Batubara itu mengaku belum mengetahui apa-apa isi UU Omnibus Law.

  • Laporan Joni Iskandar

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini