Pasien Pertama Masuk Isoter, Walikota Medan Fokuskan OTG Untuk Jalani Isolasi

9
Walikota Medan Saksikan
Walikota Medan Bobby Nasution saksikan secara langsung pasien pertama yang terpapar Covid-19 masuk ke dalam ruangan IGD gedung Isolasi Terpusat di bassment gedung Ex Hotel Soechi Medan. Foto: Ist

MedanIntipnews: Walikota Medan Bobby Nasution saksikan secara langsung pasien pertama yang terpapar Covid-19 masuk ke dalam ruangan IGD gedung Isolasi Terpusat, Minggu (1/8). Dengan menggunakan ambulans pasien tersebut dibawa oleh tenaga kesehatan yang berpakaian APD lengkap menuju ruang IGD yang terletak di bassment gedung Ex Hotel Soechi.

Bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko dan Dandim 0201/BS Kol Inf Agus Setiandar, Wali Kota Medan memastikan warga yang merupakan pasien pertama tersebut mendapat perawatan medis dan selanjutnya menjalani Isolasi mandiri di kamar yang telah disediakan di Isolasi Terpusat ini.

Dijelaskan Walikota Medan, hari ini mulai beroperasinya Isolasi Terpusat (Isoter) di ex Hotel Soechi. Untuk fasilitas dan perlengkapan medis maupun SDM sudah sangat lengkap dan memadai. Selain itu per hari ini sudah ada warga yang mendaftar secara pribadi untuk mendapatkan perawatan medis dan menjalani isolasi mandiri di Isolasi Terpusat ini.

“Selain warga yang kita wajibkan untuk menjalani isolasi mandiri disini, ada juga 10 warga yang sudah mendaftarkan diri. Mudah-mudahan pasien dapat menjalankan Isolasi Mandiri dengan baik, sebab fasilitas yang diberikan bukan main-main. Artinya kamar dengan fasilitasnya telah disterilkan,” Kata Bobby Nasution.

Bobby Nasution menambahkan, selain fasilitas medis dan kamar, di Isolasi Terpusat ini juga ada fasilitas kebugaran. Sebab dalam penanganan Covid-19, pasien bukan hanya minum vitamin atau obat, tetapi imun pasien juga harus dijaga dan dibentuk dari perasaan yang senang maupun gembira. Oleh karena itu stigma pasien di Isolasi dikurung itu tidak benar.

“Isolasi Terpusat ini pasien tidak dikurung, malahan pasien dapat memanfaatkan fasilitas kebugaran di lantai 5 gedung, baik itu tempat gym dan lapangan basket dan tenis yang akan dikhususkan untuk berjemur” Jelas Bobby Nasution.

Dijelaskan Bobby Nasution bangunan Isolasi Terpusat ini terdiri dari 12 lantai dengan kapasitas 247 kamar. Karena bangunan ini bekas hotel jadi jenis kamar berbeda-beda, sehingga ini akan dimanfaatkan untuk pasien yang satu keluarga melakukan isolasi bersama di satu kamar. “Meskipun kapasitas 247 kamar, namun satu kamar bisa menampung lebih dari dua orang jika masih dalam satu keluarga,” Tutur Bobby Nasution sembari menjelaskan biaya di Isolasi Terpusat ini gratis.