Pedagang Pasar Buka Suara: Jangan Kepentingan Pribadi

141
Ambo, pedagang ikan.

Medan-Intipnews.com:Paling popular belakangan ini bagi pedagang dan pembeli di pasar tradisional Kota Medan, ialah ‘kisruh’ setelah dipublish berbagai media massa. Lalu kini pedagang buka suara.

“Maunya para pejabat di atas sana jangan hanya mengutamakan kepentingan pribadi. Pikirkan juga kami, para pedagang. Tanpa pedagang, tak ada artinya PD Pasar ini,” ujar pedagang ikan Ambo ini.

Kepada Pemko Medan, pedagang ikan di Pasar Halat Medan, Ambo mengingatkan, hati-hati bertindak. Jangan jadikan pasar ajang kepentingan pribadi. Jangan mentang-mentang sedang berkuasa, lantas berbuat sesukanya.

“PD Pasar bukan seperti instansi lainnya. Kami penggerak perekonomian Kota Medan. Jangan seperti sebelumnya. Pedagang selalu ditindas, retribusi naik, uang jaga malam naik. Semua dilakukan sesukanya. Semasa Rusdi Sinuraya, uang jaga malam malah diturunkan dan keamanan benar-benar terjaga,” ungkap Ambo mewakili suara pedagang.

Kami, ujarnya, sampai saat ini bertanya-tanya dan belum bisa menerima alasan pemberhentian Rusdi. Hal itu dikatakan Ambo didampingi Tommy pedagang kain dan Moin Hutabarat pedagang sembako.

“Jangan sampai kebijakan pro pedagang yang diterapkan Rusdi selama ini, berbalik menjadi kebijakan memeras pedagang. Lebih baik Pemko Medan meninjau kembali memberhentikan Dirut PD Pasar Medan. Dia sudah menunjukkan kinerja yang baik, selalu memihak ke rakyat pedagang,” tambah Ambo diaminkan pedagang lainnya.

Ambo menilai, sangat tidak beralasan Pemko Medan memberhentikannya. “Tindakan diduga sarat kepentingan, tanpa memikirkan dan mempertimbangkan nasib pedagang. *Itp-03