Suasana PasarLou Chi, Tuntungan Kota Medan. Foto Istimewa

Medan-Intipnews.com:Setelah dilakukan gelar perkara, Kasubbag Akutansi dan Keuangan Perusahaan Daerah [PD] Pasar Kota Medan AS ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi senilai Rp1.483.000.000 oleh Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara [Poldasu].

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, kasus korupsi tersebut terkait penyetoran kontribusi uang sewa tempat berjualan di Pasar Induk Lau Cih, Tuntungan di PD Pasar Medan selama periode 2011-2017.

Tempat berjualan di Pasar Induk Lau Cih yang dibangun Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Kota Medan sejumlah 1.215 kios dengan total uang yang harus disetor Rp 9.348.000.000.

Kasubbid Penmas Poldasu, AKBP MP Nainggolan. Foto Istimewa

Berdasarkan bukti kwitansi penerimaan uang kontribusi sewa Pasar Induk Lau Cih yang dibuat AS, jumlah total keseluruhan yang diterima Rp 9.462.713.500. Seluruh pedagang Pasar Induk Tuntungan sudah membayar uang kontribusi sewa.

“Tidak seluruh uang kontribusi sewa Rp 9.462.713.500 yang disetorkan tersangka, melainkan hanya Rp 7.865.000.000. Terdapat kerugian negara senilai Rp 1.483.000.000,” ujarnya, ungkap AKBP MP Nainggolan, Jumat 20 November 2020.

Menurutnya, perbuatan tersebut bertentangan dengan aturan hukum yaitu Pasal 3 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan dan Pasal 4 Permendagri 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. “AS ditetapkan tersangka setelah dilakukan gelar perkara,” katanya. * Itp-17

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini