Peserta pelatihan, narasumber dan penyelenggara foto bersama

Batu Bara-Intipnews.com:Kabupaten Batu Bara telah mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten peduli HAM. Sekarang bagaimana kita bisa menciptakan desa di Batu Bara ini bisa menjadi desa peduli HAM.

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Negeri Medan [Pusham Unimed], Majda El Muhtaj M.Hum pada kegiatan pelatihan pengarusutamaan HAM dan pemberdayaan masyarakat mewujudkan desa peduli HAM. Berlangsung di aula kantor Desa Pakam Kecamatan Medangderas Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara Senin 27 Juli 2020.

Pelatihan menghadirkan narasumber Kepala Pusham Unimed Majda El Muhtaj M.Hum topik Desa Peduli HAM, Peneliti Pusham Unimed Mhd Fahmi Siregar SH MH topik Pengarusutamaan HAM dalam pembangunan Desa.

Berikut Dr Reh Bungana Perangin-angin SH M.Hum, Peneliti Pusham Unimed Prayetno SIP M.Si topik Pemberdayaan Masyarakat dan  Fazli Rachman S.Pd M.Pd [Peneliti Pusham Unimed] topik Advokasi HAM [Bisnis dan HAM].

Mhd Fahmi Siregar memaparkan, pembangunan merupakan manifestasi dari HAM diatur dalam Permenkumham no 34 tahun 2016 tentqng kriteria daerah Kabuoaten/ Kota peduli HAM. Sementara Prayetno SIP M.Si  mengatakan betapa pentingnya pemberdayaan masyarakat Desa dalam memutus penyebaran Covid 19.

Untuk skala nasional 34 Provinsi telah terinveksi dengan jumlah kasus positif lebih dari puluhan ribu [gugus tugas Covid-19] dan kasus di Sumut terus bertambah signifikan mencapai ribuan orang positif.

Menurut Fazli Rachman S.Pd M.Pd ada 3 pilar yakni, Negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi HAM, perusahaan memiliki kewajiban menghormati HAM dan Warga harus mempunyai kebutuhan akses untuk pemulihan yang efektif kepada masyarakat.

* Laporan Nasly Syahputra

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini