Kadis Kominfo dan Kadis Kesehatan Kota Gunungsitoli saat memberikan keterangan kepada pers

Gunungsitoli-Intipnews.com:Sz [48] pelayan di salah satu gereja yang ada di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara positif terinfeksi Covid 19. Setelah dilakukan tes swab tcm terhadap Sz sebanyak dua kali yaitu kemarin dan hari ini, hasilnya positif Covid 19.

“Surat keterangan dari Rumah Sakit Umum Gunungsitoli terkait hasil uji swab tcm terhadap Sz dan hasilnya positif Covid 19 telah kita terima hari ini,” ungkap Kepala Dinas Kominfo Kota Gunungsitoli Onahia Telaumbanua, Sabtu 23 Agustus 2020 [foto].

“Karena tidak ada gejala, Sz hanya menjalani isolasi dan perawatan di Hotel Oscar atau tempat isolasi yang disediakan Pemerintah Kota Gunungsitoli,” jelas Onahi. Kadis Kominfo juga memberitahu, setelah menjalani isolasi selama 14 hari, Sz akan kembali menjalani uji swab tcm.

Petugas kesehatan telah melakukan penelusuran dan rapid test terhadap beberapa warga yang telah kontak dan berinteraksi dengan Sz. “Kita berharap warga atau keluarga yang sudah sempat kontak dengan Sz segera melaporkan diri dan mengikuti pemeriksaan di Puskesmas,” harapnya.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan melakukan aktivitas sehari hari seperti biasa serta tetap mengikuti prorokol kesehatan. Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli Wilser Napitupulu menerangkan bahwa Sz tertular Covid 19 di Gunungsitoli karena Sz tidak ada keluar Pulau Nias.

“Sz terkonfirmasi terpapar Covid 19 ketika berobat di salah satu rumah sakit di Gunungsitoli, dimana Sz menjalani dua kali rapid tes tanggal 18 dan 19 Agustus 2020 dan hasilnya reaktif,” ujarnya.

Dari Kadis Kesehatan diketahui, Sz sesuai kartu tanda penduduk adalah warga Kabupatem Nias Utara, tetapi dia selama ini bertempat tinggal di Gunungsitoli. Sz juga bekerja sebagai pelayan gereja, sehingga warga jemaat gereja dimana Sz bekerja untuk mengikuti imbauan pemerintah mengikuti rapid tes di Puskesmas Gunungsitoli di desa Hilina,a.

“Kita juga telah melakukan rapid tes terhadap sejumlah jemaat gereja tempat Sz bekerja, dan ada beberapa yang hasilnya reaktif,” ujarnya.

*Laporan Irwanto Hulu

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini