Batubara-Intipnews.com:Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH meluncurkan bedah buku yang berjudul ‘Kapolres Pejuang Duafa’ yang ditulis oleh Drs Syaiful Syafri MM di Aula Bhayangkari Polres Batubara Jalan Perintis Kemerdekaan Limapuluh Kabupaten Batubara Sumatera Utara, Rabu 26 Agustus 2020 [foto].

Syaiful Syafri MM mengatakan buku yang ditulisnya itu merupakan ide Bupati Batubara Ir Zahir. “Bupati menyarankan saya untuk menulis buku tentang Pak Kapolres ini, saya langsung tergerak dan kebetulan memang sosok Pak Ikhwan ini merupakan sosok yang sangat jarang dimiliki oleh setiap pemimpin,” ucap Syaiful.

Rutinitas bersadakah, lanjutnya, yang dilakukan Kapolres bersama KSJ menjadikan Kamtibmas di Kabupaten Batubara tetap terjaga. “Saya harap buku ini dapat menjadi motivasi bagi para pembacanya agar semakin banyak yang bersadakah di Indonesia ini,” ujarnya.

Sementara Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH mengaku dirinya terkejut dan sangat bangga dengan diterbitkannya buku mengenai dirinya tersebut. “Saya sempat merasa terkejut, ada yang menulis jalan hidup saya, namun saya sangat bangga dengan diluncurkannya buku ini,” ucap Ikhwan.

Mantan Kapolres Pelabuhan Belawan ini mengatakan, kegiatan bersadakah yang dilakukan banyak membawa manfaat bagi diri sendiri maupun instansi yang dipimpinnya.

“Dari bersadakah memang saya sangat merasakan banyak manfaatnya, mulai dari kesehatan hingga karir anak-anak saya yang kian meningkat, terlebih lagi dalam menjaga Kamtibmas, seperti halnya tawuran di Tanjung Tiram yang dulunya sering terjadi dan Alhamdulillah sekarang sudah kondusif,” katanya.

“Dengan diluncurkannya buku ini saya berharap banyak yang tergerak hatinya untuk bersadakah,” tutur Kapolres. Kegiatan peluncuran buku ini, dihadiri para pakar ahli bahasa, Rektor Universitas Asahan, Rektor STIE Bunga Bangsa Medan, Guru Besar Unimed Prof Dr Efendi Napitupulu M.Pd.

Juga hadir Dosen Pasca Sarjana Unimed Dr Ikhwan Azhari, Dosen Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara [USU] Dr Perapat Gultom M. Eng, Dr Moch Yusri MSI, Mumahammad Arifin S.Pd, M.Pd dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dan Dr Aswan Jaya dari Univ Dharma Agung Medan.

  • Laporan Muhamad Amin

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini