Tak terima anaknya dikatai Celong melempar jendela tetangga. RSP tak senang mengambil balok lalu menghantam kepalanya hingga tewas . Warga Riau berlagak dukun berhasil mencabuli dua gadis belia di Tapsel, nah kan….

Tapsel-Intipnews.com:Kepolisian Resor Tapanuli Selatan [Tapsel],Sumatera Utara mengggelar konferensi pers di Mapolres Tapsel, Senin 27 Juli 2020 terkait kasus penganiyaan dan pembunuhan serta pencabulan gadi belia.

Pelaku RSP [40] warga Dusun Janji Matogu Kelurahan Pardomuan Kecamatan Angkola Selatan, Tapsel yang sempat melarikan diri,  Jumat [24/7] akhirnya menyerahkan diri.

Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj, S.H, S.I.K, M.H, saat konferensi pers Senin 27 Juli 2020 [foto] mengatakan, pembunuhan berawal RSP memanggil anak korban [ almarhumah Liza Hanum Br Pohan] bernama Lastri. Tidak menjawab namun mencibir. Pelaku berkata kepada Lastri, “Dasar Celong.” Lastri terus pergi.

Lastri mengadukan kepada korban [ibunya] sambil menangis pelaku telah mengata-ngatainya matanya celong. Reaksi korban lantas melempar rumah tersangka dengan batu, mengenai jendela rumah tersangka, sambil mengucapkan kata-kata kotor pada RSP.

Pelaku emosi kemudian mengambil sepotong kayu/ broti dan mendatangi korban, lalu memukul belakang kepala korban sehinga jatuh tersungkur, dan meninggal dunia di tempat. Melihat korbannya tak bernafas pelaku melarikan diri.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini