Pengusaha Merdeka Walk ke Jl Hindu, Jaya Arjuna: Warenhuis Bukan Milik Pemko

0
97
Pengusaha Merdeka
Pengusaha Merdeka Walk ke Jl Hindu, Jaya Arjuna sebut Warenhuis bukan milik pemko

MedanIntipnews.com:Pengusaha Merdeka Walk ke Jl Hindu, Jaya Arjuna sebut Warenhuis bukan milik Pemko. Setelah Walikota Medan kalah dalam gugatan warga Medan, terdengar kabar pengusaha ex Merdeka Walk mau dipindahkan ke gedung Warenhuis di Jalan Hindu Medan.

Sebelumnya, gugatan Koalisi Masyarakat Sipil Medan-Sumatera Utara [KMS M-SU] Peduli Lapangan Merdeka Medan mengajukan gugatan ke PN Medan. Diajukan oleh Prof Usman Pelly, Meuthia F Fachruddin, Miduk Hutabarat, Rizanul, Burhan Batubara, dan Dadang Darmawan.

Sementara itu, tergugat dalam perkara ini adalah Walikota Medan yang dinyatakan kalah. Gugatan diajukan karena mereka merasa dirugikan atas pembiaran dan tidak ditetapkannya status Lapangan Merdeka sebagai cagar budaya.

Wali Kota Medan Bobby Nasution di-publish media massa mengungkapkan, relokasi dilakukan karena adanya pro dan kontra terkait keberadaan pengusaha Merdeka Walk. Atas dasar itulah mereka berencana merelokasi ke Warenhuis sebagai lokasi alternatif. Selain tempat makan, Warenhuis juga bisa dimanfaatkan untuk berselfie.


“Warenhuis itu bukan punya Pemko Medan, jadi kenapa ex pengusaha Lapangan Merdeka dipindahkan ke situ, “ kata pengamat lingkungan dan pengamat perkotaan, Jaya Arjuna. Warenhuis di Jalan Ahmad Yani 7- Jalan Hindu miliki ahli waris G Dalip Singh Bath.

Hal itu disampaikan Laksamana Adiyaksa mewakili Kantor Kuasa Hukum DPP Apindo Sumut menegaskan secara sah dalam dokumen kepemilikan gedung Warenhuis dikuasai PT Oscar Deli Of Medan Bioscope-ODB Medan. “Pemilik gedung itu almarhum G Dalip Singh Bath secara dokumen sah hukum,” tegasnya.

Tetapi, belakangan kata Jaya, terdengar kabar sudah ada kerjasama antara Pemko Medan dengan pewaris. Bukan dikuasai Pemko Medan. “Kalau mau dibangun segiempat Warenhuis sebagai kota budaya, silakan saja. Yaitu dari sebelah kanan gedung Warenhuis sampai ke gedung LBH terus ke belakang, berbatasan dengan sungai.

Dari depan Warenhuis, terus ke belakang sampai batas Sungai Deli,” ungkap Jaya Arjuna. Menurut Jaya Arjuna dibangun gedung pertunjukan, pusat kuliner dan pusat kebudayaan.