Penlok Pelindo Diteken, Pertamina Bangun Kilang Minyak Rp 250 T di Batu Bara

174
Bupati Zahir bersama Dirut Pelindo 1, Gubsu, Setda Batu Bara, anggota DPRD Batu Bara, Waka Polres Batu Bara diabadikan usai penandatanganan Penlok

“Untuk itu masalah informal dengan masyarakat didata dan diselesaikan dengan baik, ditata dengan baik, jangan main-main, dan mari kita bekerja secara profesional dan objektif serta ikhlas,” jelas Gubsu.

Medan-Inipnews.com:Walau sebelumnya sempat terjadi kesalahpahaman terkait perluasan pelabuhan dengan masyarakat, akhirnya warga sepakat dengan program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Batu Bara, Sumatera Utara.

Dirut Pelindo I Dian Rachmawan dalam sambutannya menyebutkan, PT Pertamina 1 akan membangun kilang minyak terbesar di Indonesia dengan biaya Rp 250 Triliun Rupiah di Kabupaten Batu Bara, seperti pembangunan Terminal BBM.

Bupati Batu Bara H Zahir pun menandatangani [meneken] Penetapan lokasi [Penlok] pengembangan Pelabuhan Hub Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung di hadapan Gubernur Sumatera Utara [Gubsu] Edy Rahmayadi dan Direktur Utama Pelindo I Dian Rachmawan Jumat sore 28 Februari 2020, di Ruang Rapat Marah Halim Kantor Gubsu Medan.

Penandatanganan Penlok dan MoU antara Pemkab Batu Bara dan Pelindo I diteken Bupati H Zahir, dan Dirut Pelindo I Dian Rachmawan, juga disaksikan Ketua DPRD Batu Bara M Syafi’i, unsur Wakil Ketua DPRD.

Forkopimda Dandim 0208 Asahan Mayor Inf TM Panjaitan, Waka Polres Kompol Abdul Mutolif, Ketua Pengadilan Negri Asahan DR Ulina Marbun SH MH, Kajari diwakili Mulyadi Sajaen SH MH.

Juga didampingi Setda Sakti Alam Siregar dan Asisten I Rusian Heri SH, Zahir menjelaskan, Penlok yang ditandatangani merupakan tuntutan dari UU No. 2 Tahun 2012 dan Pepres 81 Tahun 2018 serta Pendelegasian wewenang Gubsu kepada Bupati Batu Bara dengan Surat Keputusan No. 188.44 Tahun 2019.

Tim sudah bertugas sejak 23 Oktober 2019 kata Zahir, untuk mendata masyarakat pemilik hak atas tanah, bangunan dan tanaman diatasnya di wilayah Desa Kuala Indah dan Kuala Tanjung.