Pertumbuhan Lapangan Informasi Komunikasi Tinggi di Sumut

0
74
Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Syeh Suhaimi, memberi keterangan pada wartawan. Foto Istimewa

Medan-Intipnews.com:Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara tahun 2019 tumbuh sebesar 5,22 persen. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Informasi dan Komunikasi sebesar 9,63 persen, diikuti oleh penyediaan akomodasi dan makanan minuman sebesar 8,88 persen, dan administrasi pemerintah sebesar 8,15 persen.

Pertumbuhan ini terjadi hampir pada seluruh lapangan usaha. Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Utara, Syech Suhaimi, berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara [Sumut] tahun 2019.

Sumber pertumbuhan tinggi juga berasal dari Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, Perikanan, sebesar 1,27 persen, kemudian diikuti Perdagangan Besar Eceran, Reparasi Mobil, Sepeda Motor, sebesar 1,23 persen, Kontruksi sebesar 0,92 persen, dan Transortasi sebesar 0,28 persen.

Sementara pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara dari lapangan usaha lainya tumbuh sebesar 1,52 persen. “Struktur Pertumbuhan PDRB Sumatera Utara menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada tahun 2019 tidak menunjukan perubahan berarti,” katanya, Kamis 6 Februari 2020.

Menurutnya, perekonomian Sumatera Utara masih didominasi oleh lapangan usaha utama, yaitu Pertanian, dan Perikanan sebesar 20,48 persen, Industri Pengolahan sebesar 18,98 persen, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor ada perubahan sebesar 14,19 persen.

Dijelaskannya, ekonomi Sumut pada triwulan ke-4 [2019] dibandingkan 4 tahun 2018 [y-on-y] tumbuh sebesar 5,21 persen. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,87 persen, juga diikuti oleh Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 9,55 persen, dan Penyediaan Akomodasi dan Makanan Minuman sebesar 8,65.

“Pertumbuhan ekonomi Sumut triwulan IV-2019 dibandingkan triwulan sebelumnya [q-to-q] itu mengalami perlambatan sebesar 0,40 persen. Perlambatan terutama terjadi disebabkan oleh penurunan Lapangan Usaha Perikanan, Kehutanan, Pertanian yang cukup signifikan yaitu sebesar 1,33 persen,” tukasnya.

  • Laporan Roni Neliati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini