Polres Nias Diminta Tuntaskan Salahgunakan Salurkan BBM Bersubsidi

142
Kuasa Hukum Warga Botolakha, Itamari Lase, SH,MH

Gunungsitoli-Intipnews.com:Polisi Resor Nias diminta segera menuntaskan laporan masyarakat Desa Botolakha, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara terkait kasus penyalahgunaan penyaluran bahan bakar minyak [BBM] bersubsidi jenis minyak tanah.

Desakan kepada Polres Nias disampaikan Warga melalui kuasa hukum mereka Itamari Lase, SH, MH, Kamis 11 Maret 2020. Itamari Lase memberitahu, dalam kasus tersebut terlapor utama adalah oknum anggota DPRD Nias Utara berinisial DZ dan kasusnya sudah dilaporkan sejak tahun 2019, tetapi hingga kini tidak ada tindaklanjut sama sekali.

Dari Itamari Lase diketahui, penyalahgunaan penyaluran minyak tanah jatah masyarakat Desa Botolakha diduga dilakukan oleh DZ sebagai pemilik UD Kei sejak tahun 2010. Minyak tanah bersubsidi jatah milik masyarakat Desa Botolakha dari Agen Penyalur Minyak Bersubsidi APMS] sebanyak 5000 liter tetap diambil Ud Kei sebagai sub agen penyalur.

Namun, minyak tanah bersubsidi tersebut tidak pernah dampat atau disalurkan kepada masyarakat Desa Botolakha, tetapi diduga dijual kepada pihak lain dengan harga lebih tinggi.

“Kita harap Polres Nias mengambil tindakan tegas kepada Dz sesuai prosedur hukum, melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang bertanggungjawab dan meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan,” harapnya.

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan yang dihubungi sebelumnya melalui pesan singkat mengarahkan untuk melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Nias. Kasat Reskrim Polres Nias Iptu Martua Manik, yang dihubungi dan ditemui media masih belum mau memberikan penjelasan terkait perkembangan kasus tersebut.

  • Laporan Irwanto Hulu

Ket foto : Kuasa Hukum Warga Botolakha

Itamari Lase, SH,MH