PPKM Darurat Diperpanjang 6 Minggu, Sri Mulyani: Ini Dampaknya

38
PPKM Darurat akan
PPKM Darurat akan diperpanjang 6 minggu, Sri Mulyani: ini dampaknya. Foto Istimewa

JakartaIntipnews.com:PPKM darurat akan diperpanjang 6 Minggu, Sri Mulyani sebut ini dampaknya. Menteri Keuangan [Menkeu] Sri Mulyani Indrawati menyebutkan PPKM Darurat akan diperpanjang hingga 6 minggu. Ini dilakukan untuk terus menurunkan angka kasus Covid 19 yang masih tinggi.

“PPKM darurat selama 4-6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus,” kata Sri Mulyani, sabagaimana di-publish luas media massa. Lalu Sri mengungkapkan apa saja dampaknya terhadap ekonomi jika PPKM Darurat benar-benar diperpanjang sampai 6 minggu.

Informasi dihimpun Intipnews.com, Selasa 13 Juli 2021, Menkeu Sri Mulyani mengatakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat [PPKM] darurat akan diperpanjang hingga 6 minggu. Dengan risiko pandemi Covid 19 di Indonesia yang masih tinggi, ditambah dengan munculnya varian delta. Dan pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pembatasan mobilitas masyarakat.

PPKM darurat akan diperpanjang 6 minggu, Sri memaparkan ini saat rapat kerja bersama dengan Badan Anggaran [Banggar] DPR RI, Senin [12/7/21]. Sebab itu, pemerintah bakal terus memperkuat belanja APBN untuk merespons dampak negatif peningkatan kasus Covid 19 terhadap perekonomian Indonesia.


Tak hanya itu, akselerasi vaksinasi Covid 19 juga harus didorong untuk mencapai herd immunity pada akhir 2021. Pada bulan Juli ini, pemerintah menargetkan 1 juta dosis vaksin Covid 19 bisa disuntikkan per hari. Angka tersebut ditargetkan naik jadi 2 juta dosis vaksin pada Agustus 2021.

Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto Istimewa

Sri Mulyani memprediksi ekonomi tumbuh pada semester I/2021 di kisaran 3,1-3,3 persen. Pertumbuhan ekonomi pada keseluruhan 2021 diperkirakan mencapai 3,7 hingga 4,5%. “Pertumbuhan ekonomi semester I sekitar 3,1 – 3,3% dan keseluruhan tahun diproyeksikan 3,7 – 4,5%, setelah menyesuaikan dinamika lonjakan kasus Covid-19 sejak pertengahan Juni 2021,” ucap Sri Mulyani.

Sementara Gubernur Bank Indonesia [BI] Perry Warjiyo menyebutkan PPKM darurat untuk mengendalikan peningkatan kasus Covid 19, berdampak pada penurunan mobilitas, khususnya konsumsi masyarakat. Maka bank sentral menurunkan lagi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 3,8%. Angka tersebut lebih rendah dari proyeksi sebelumnya pada kisaran 4,1 hingga 5,1 persen dengan titik tengah 4,6 persen.

Selanjutnya Sri Mulyani mengungkap apa saja dampaknya terhadap ekonomi jika PPKM Darurat benar-benar diperpanjang sampai 6 minggu. Menurutnya akan mengakibatkan tingkat konsumsi masyarakat menurun.
Kemudian, pemulihan ekonomi yang anjlok karena pandemi, akan tertahan. Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2021. “Pertumbuhan ekonomi triwulan III diprediksi melambat 4 % hingga 5,4 % [year on year [yoy],” papar Sri Mulyani.

Untuk mengantisipasi dampaknya terhadap ekonomi, Sri Mulyani menuturkan, pihaknya akan memperkuat melalui belanja APBN. Sebelumnya, pemerintah sudah menambah belanja di sektor kesehatan dan perlindungan sosial dalam program Pemuliham Ekonomi Nasional [PEN].

Penambahan anggaran untuk dua sektor tersebut berasal dari refocusing dan realokasi sektor lainnya, seperti bantuan UMKM dan korporasi, serta program prioritas. “Belanja APBN diperkuat untuk merespons dampak negatif peningkatan kasus Covid 19 kepada perekonomian. Diperlukan akselerasi vaksinasi, efektivitas PPKM darurat, dan kesiapan sistem kesehatan,” tukasnya.

  • * Itp-17