Medan-Intipnews.com:Personel Ditreskrimum Polda Sumatera Utara [Poldasu] menangkap ASL [28] diduga tersangka provokator demo anarkis [foto] yang menolak UU Cipta Kerja di depan kantor DPRD Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Sebelumnya pasca demo anarkis, Polres Batubara juga telah menahan 7 orang tersangka yakni SUH [44], A [20], F [23], S [23], AG [40], JS [20] dan BDP [20]. Informasi dihimpun Intipnews.com dari Poldasu, tersangka menjadi pemimpin massa aksi dalam demo yang berujung ricuh.

Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada mengatakan, tersangka ASL diringkus warga Desa Bahari Indah, Kecamatan Talawi, Batubara. Tatan menambahkan, tersangka menjadi pemimpin massa aksi dan menyampaikan orasi yang menghasut pengunjuk rasa melakukan tindakan anarkis hingga melukai petugas kepolisian.

Tersangka ditangkap di Jalan Riwayat, Desa Marendal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Jumat [16/10] sekira pukul 15.00 WIB. “Penyelidikan terus berlanjut terhadap tersangka demo anarkis yang belum tertangkap,” kata mantan Wakapolrestabes Medan itu.

Sebelumnya, pada aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Batubara, Senin [12/10] yang semula berlangsung tertib, dan akhirnya berubah menjadi anarkis. Massa yang dilarang masuk, berteriak-teriak dan melemparkan batu ke dalam gedung DPRD tersebut. Akhirnya batu mengenai kepala Kasat Shabara Polres Batubara AKP DP Sinaga. * Tim

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini