Seorang mengaku pemilik proyek mengatakan, “Udah puluhan tahun aku jadi ‘katua’, apa mau mu, Ini proyek ku. Tau kau dua orang wartawan baru-baru ini di Medan mati, satu orang Labuhanbatu itu,…”

Labura-Intipnews.com:Proyek peningkatan tanggul kolam limbah pabrik kelapa sawit [PKS] milik salah satu perusahaan BUMN di Unit Usaha Desa Berangir, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara [Labura], Sumatera Utara menjadi pertanyaan masyarakat, karena tidak memilik plang proyek [foto].

Informasi dihimpun Intipnews.com, Rabu 14 Oktober 2020, proyek peningkatan tanggul kolam limbah, pagar dan pemasangan pipa dari pabrik ke areal perkebunan PTPN 4 bernilai miliaran tersebut dikerjakan oleh PT ABP. Pengawas marga Butarbutar menyebut, tidak mengetahui anggran proyek tersebut.

Pantauan di lokasi belum lama ini proyek tersebut terlihat tidak memiliki plang proyek. Ada 3 unit unit excavator [beko] sedang beroperasi di areal lahan proyek sekitar 1 hektare, sementara operatornya tidak menerapkan protol kesehatan.

Salah seorang mengaku pemilik proyek kepada awak media mengatakan, “Udah puluhan tahun aku jadi ‘katua’, apa mau mu, Ini proyek ku,” ucap laki-laki KR, yang mengaku sebagai salah satu ketua Ormas di Labura. 

Tiba-tiba dengan nada tinggi ia melanjutkan bicaranya, “Tau kau dua orang wartawan baru-baru ini di Medan mati, satu orang Labuhanbatu itu,” ujarnya seperti mengancam dan menakut-takuti.

Kepala Sumber Daya Manusia [SDM] PTPN 4 Berangir, Wira ketika dimintai keterangan tarkait proyek tersebut Kamis 15 Oktober 2020 melalui WhatsApp mengatakan, proyek itu di bawah pengawasan pihak PKS. “Saya tidak bisa menjelaskan itu pak, karena itu bukan bagian saya. Bapak tanya aja bagian pabrik,” ungkapnya.

Sementara Kepala Tata Usaha [KTU] pabrik kelapa sawit PTPN 4 Unit usaha Perkebunan Berangir, Astu Dimas ketika dikonfirmasi Intipnews.com, Kamis melalui WhatsApp, menyebutkan belum bisa menjelaskan tentang proyek tersebut berikut anggarannya. “Saya kordinasi dulu ya,” jawabnya. * Itp-19

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini