Puisi Tantawi Panggabean: Pekik Pedang Tuanku

0
176

Gemerlap kala terhunus pedang nan tajam Allahu Akbar Maju derap kuda putih membahana di bumi pasaman. Apa yang mampu diucapkan  dari bibir kelu tak berbasah lagi. Gemerutuk gigi geram menyeringai, tatapan bola mata merah mendendam rasa.

Habuslah engkau penjajah dari ranah kami ini pedang kami, tiada peduli rentetan peluru besimu nan congkak. Peluh darah, erangan menyatu menjadi saksi keserakahan mata biru berkulit keju……. Ringkikkan kuda putih memberi tanda pasukan tuanku bergerak menyapu bilar-bilar ilalang nuju tumpukan penjajah kafir,bergelimang noda dan dosa.

Merdeka terucap dari mulut-mulut pejuang apa adanya di zamannya. Pekikmu kembali menggelegar, Maju…..Serang………Biar Mati  Berkalang Tanah Demi Mengusir Penjajah Dari Tanah Pasaman Ini Allah HU Akbar………Allah Hu Akbar…….

Awal Desember 2019

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini